Halaman

    Social Items

Cerita Sex Panas Mengajak Istri Threesome, Aku dan istriku, Risnawati yang biasa kupanggil dengan Ris, sudah menikah kira-kira 4 tahun. Istriku saat ini berprofesi sebagai ibu rumah tangga, meskipun sempat kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri. Sedikit gambaran fisik tentang istriku, Ris pada saat ini berumur 29 tahun, berkulit putih, berambut ikal sepunggung, dengan payudara yang cukup besar (34B) berbentuk bagus sekal, tinggi 155 cm, berat 50 kg, dengan perut rata dan pinggang kecil namun sintal. Pinggulnya serasi dengan bentuk badannya dan kedua bongkahan pantatnya sekali. Secara umum, dia cukup seksi.


Telah lama kami mempunyai fantasi untuk melakukan aktifitas seks three some. Biasanya, sebelum melakukan Making Love, kami mengawalinya dengan saling menceritakan fantasinya masing-masing. Fantasi yang paling merangsang bagi kami berdua, adalah membayangkan Ris melakukan hubungan seks dengan laki-laki lain dengan kehadiranku. Sekedar informasi, Ris memang mempunyai gairah seks yang sangat tinggi, sementara di sisi lain, aku biasanya cuma sanggup ejakulasi satu kali. Setelah ejakulasi, meskipun sekitar satu jam kemudian penisku bisa ereksi lagi, umumnya aku merasa lelah dan tidak bergairah, mungkin akibat beban pekerjaan yang cukup berat. Karenanya, biasanya ketika dia minta agar bisa mencapai orgasme berikutnya, paling banter aku melakukannya dengan tangan, atau membantunya bermasturbasi dengan dildo. Walaupun demikian selama ini dia bisa merasa puas dengan cara tsb.

Setelah sekian lama mempunyai fantasi tsb, suatu hari aku tanya apakah ia mau merealisasikan fantasi tsb. Pada awalnya ia cuma tersenyum dan mengira aku cuma bercanda. Namun setelah aku desak, ia balik bertanya apakah aku serius. Aku jawab, ya aku serius. Terus dia tanya lagi apakah nanti aku masih akan tetap sayang sama dia, aku jawab ya, aku akan tetap menyayanginya sepenuh hati, sama seperti sekarang. Lalu aku tambahkan, bahwa motivasi utama aku adalah untuk membuatnya bahagia dan mencapai kepuasan setinggi-tingginya. Melihat wajahnya ketika mencapai orgasme, selain sangat merangsang juga memberikan kepuasan tersendiri bagiku.


Akhirnya dia jawab dia mau melakukannya kalau moodnya mengijinkan. Kemudian aku dan Ris mendiskusikan kira-kira dengan siapa kami melakukannya, akhirnya pilihan datang kepada seorang teman dekatku, namanya Vence biasa kupanggil dengan Ven, yang telah lama kami kenal, namun jarang bertemu karena tinggal di kota lain. Sejak itu sering fantasi kami melibatkan kehadiran Ven. Usia Ven 33 tahun, sama denganku, meski demikian tubuhnya lebih tinggi kurang lebih 175 cm dan besar serta tegap, maklum dia adalah keturunan campuran Eropa-Indonesia.


Akhirnya setelah beberapa bulan berlalu, aku menghubungi Ven dari kantorku. Setelah berbasa-basi sebentar, lalu aku mulai menceritakan tentang fantasi-fantasi kami. Sebagai sahabat lama, kami terbiasa berbicara terbuka, termasuk masalah seks. Ven tampak antusias mendengar ceritaku dan dia menyatakan kesanggupannya. Mengingat kesibukan bisnisnya, dia merencanakan untuk datang ke kotaku sekitar 2-3 minggu lagi. Tidak lupa aku tegaskan, bahwa semua rencana ini sepenuhnya bergantung kepada kesediaan istriku. Artinya jika pada saat-saat terakhir Ris berubah pikiran, maka sama sekali tidak boleh ada satu pihakpun yang memaksakan kehendaknya. Aku katakan juga, dia tidak boleh berlaku kasar terhadap Ris, sebab kepuasan Ris adalah segala-galanya. Ven setuju dan dapat memakluminya.


Akhirnya waktu yang yang ditunggu tiba, baik Ris maupun aku cukup gugup menghadapi apa yang telah kita rencanakan. Namun aku meyakinkan Ris bahwa dia boleh berubah pikiran kapanpun. Sekitar pukul 6 sore Ven datang, pada saat itu aku masih berada di kantor, Ris mengabarkan kedatangannya melalui telepon. Pukul 7 aku tiba di rumah, tampak Ven telah mandi dan ganti baju dan sedang menonton TV. Sementara itu Ris sedang berada di kamar mandi. Setelah ngobrol sebentar, kemudian aku masuk ke kamar untuk menyimpan tas dan mengganti pakaian. Pada saat bersamaan Ris baru keluar dari kamar mandi (kamar mandi terletak di dalam ruang tidur kami) dengan hanya memakai handuk. Dia tampak sangat cantik malam itu. Sementara aku mengganti pakaian, Ris mengenakan daster pendek berwarna merah. Ris tampak cantik dengan daster tersebut, panjang daster tsb hanya sampai ke pertengahan paha, tampak kontras dengan pahanya yang berwarna putih mulus. Sementara Ris masih menyisir rambut dan memakai parfum, aku keluar menemui Ven.


Setelah beberapa saat kami mengobrol, bercerita tentang keadaan masing-masing. Ris kemudian keluar kamar. Ven hampir tak berkedip menatap Ris yang benar-benar tampil seksi malam itu. Singkat cerita, setelah selesai makan malam kami sama-sama duduk di karpet, menonton acara TV yang saat itu sedang berlangsung. Posisinya Ven, kemudian Ris di tengah menyender di dadaku. Terus terang suasana saat itu agak canggung dan kami benar-benar tidak tahu cara untuk memulai semua rencana yang telah disusun. Judi Slot Online Terbaik


Akhirnya aku mengambil inisiatif dengan mulai menyentuh dan melingkarkan tangan di dada Ris dan menyentuh payudaranya dari luar daster. Mendapat tindakan demikian Ris mulai terangsang dan nafasnya mulai tidak teratur. Segera setelah itu, aku lumat bibirnya dan tangan aku mulai menyusup ke balik dasternya. Ternyata saat itu Ris sudah tidak memakai BH. Ris benar-benar terangsang kini. Pada saat itu tangan Ven mulai mengelus-elus paha Ris yang telah terbuka, karena daster mininya telah terangkat ke atas. Kaki Ris yang tadinya tertekuk ditarik, sehingga sekarang Ris berada dalam posisi duduk sambil bersandar padaku dengan kedua pahanya yang agak terbuka dan kaki melonjor ke depan. Tangan Ven mulai bergerilya pada bagian paha atas Ris.


Kemudian Ven menarik tangan Ris dan meletakkannya di atas pangkuan Ven. Secara reflek, dalam keadaan terangsang, Ris mengusap-usap kemaluan Ven yang telah tegang dari luar celananya. Bagian bawah celana Ven terlihat menggembung besar. Aku mengira-ngira betapa besar kemaluan Ven ini. Sementara bibirku mulai menyusur leher dan belakang telinganya (bagian yang paling sensitif baginya). Setelah itu aku berbisik di telinga Ris, inilah saat untuk merealisasikan fantasi kita. Lalu aku melepaskan pelukanku untuk memberi kesempatan pada Ven untuk beraksi.


Sekarang Ven mulai mengambil alih permainan selanjutnya. Ditariknya Ris ke pelukannya dan tangannya yang satu langsung mendekap payudara Ris yang sebelah kanan, sedangkan tangannya yang satu mengelus-elus punggung Ris sambil mulutnya melumat bibir Ris dengan gemas. Tangan Ven yang berada di payudara Ris disisipkan pada belahan daster Ris yang terbuka dan mulai memelintir dengan halus ujung putingnya yang telah mengeras. Kemudian Ven menarik tangan Ris ke arah resluiting celana Ven yang telah terbuka dan menyusupkan tangannya memegang kemaluan Ven yang telah tegang itu. Kelihatan Ris agak tersentak ketika terpegang senjata Ven yang tampaknya besar itu.


Setelah beberapa saat mengelusnya, kemudian Ris membuka celana Ven sehingga kemaluannya tiba-tiba melonjak keluar, seakan-akan baru bebas dari kungkungan dan sekarang dengan jelas terlihat. Aku sangat terkejut melihat kemaluan Ven yang sangat besar dan panjang itu. Kemaluan yang sebesar itu hanya ada di film-film BF barat saja. Batang penisnya berdiameter 7 cm dikelilingi oleh urat-urat yang melingkar dan pada ujung kepalanya berbentuk topi baja yang sangat besar, panjangnya mungkin lebih dari 20 cm, pada bagian pangkalnya ditumbuhi dengan rambut pirang yang lebat.


Setelah keluar dari celananya kelihatan seram, jauh lebih panjang dan besar dari punyaku. Sesaat Ris menoleh ke arahku, dari sinar matanya yang agak panik, tampak dia agak ketakutan dan tidak menduga akan menghadapi penis yang sebesar itu. Aku mulanya juga agak ragu-ragu, tapi untuk menghentikan ini, kelihatannya sudah kepalang, karena tidak enak hati pada Ven yang telah bersedia memenuhi keinginan kami itu.


Kemudian aku mengangguk sambil tersenyum memberi semangat pada Ris. Mendapatkan persetujuanku dan dorongan semangat itu, Ris kemudian dengan kedua tangannya memegang penis Ven dan mulutnya mendekat ke kemaluan Ven. Ris mulai menjilati kepala penis Ven yang besar itu. Kemudian setelah cukup basah oleh air ludahnya, perlahan Ris mulai memasukkan penis Ven ke dalam mulutnya. Terlihat sangat susah bagi Ris untuk bisa memasukkan penis yang besar itu ke dalam mulutnya. Terlihat mulutnya harus dibuka lebar-lebar untuk bisa menampung penis Ven yang dahsyat itu. Ven tampak sangat menikmati isapan Ris itu.


Kira-kira sepuluh menit Ris mengulum kemaluan Ven, kemudian Ven menarik kepala Ris dan mendekatkan ke mukanya dan kemudian melumat bibir Ris. Ris balas melumat bibir Ven dengan ganasnya, sementara tangan Ven merambah ke payudara Ris dan mulai membuka daster Ris. Setelah daster terlepas, sambil tetap berciuman, tangan Ven mulai menyusup ke balik celana dalam Ris yang berwarna cream sambil memainkan clitoris Ris. Tangan Ris sendiri tidak tinggal diam, ia terus mengelus kemaluan Ven yang semakin menegang.


Kemudian Ven menggendong Ris dan membawanya ke kamar tidur tamu. Terlihat Ris sangat kecil dalam gendongannya, dibandingkan badan Ven yang besar itu. Secara perlahan kemudian Ven meletakkan Ris di ranjang dan membuka celana dalam Ris. Hingga kini Ris telah telanjang bulat. Tampak kulitnya yang putih dan vaginanya yang tanpa rambut (Ris biasa mencukur bulu vaginanya secara teratur) merekah dan tampak basah. Kemudian Ven perlahan-lahan mengarahkan bibirnya ke leher Ris, kemudian turun ke dadanya dan mulai melumat puting payudara Ris bergantian.


Sementara itu aku terus memperhatikan dari pintu kamar dengan menahan birahi yang sangat memuncak. Setelah puas bermain-main di payudara Ris, Ven kemudian mulai menciumi pusar Ris sampai akhirnya mulai menjilati lubang vagina Ris yang semakin basah. Setelah berlangsung kira-kira 30 menit, tampak Ris mulai mendekati orgasme, mengetahui demikian, Ven kemudian mulai mengarahkan penisnya ke vagina Ris yang makin merekah. Sebelum memasukkan penisnya, tidak lupa Ven menggosok-gosok kepala penisnya pada bibir vagina Ris. Badan Ris menggelinjang kegelian merasakan gosokan penis Ven pada vaginanya.


Perlahan-lahan Ven mulai memasukkan penisnya ke vagina Ris. Ris berusaha membantu dengan membuka bibir vaginanya lebar-lebar. Kelihatannya sangat sulit untuk penis sebesar itu masuk ke dalam lubang vagina Ris yang kecil. Tangan Ven yang satu memegang pinggul Ris sambil menariknya ke atas, sehingga pantat Ris agak terangkat dari tempat tidur, sedangkan tangannya yang satu memegang batang penisnya yang ditekan masuk ke dalam vagina Ris.


Sementara Ven sedang berusaha memasukkan penisnya kedalam memek Ris, badan Ris terlihat menggelinjang-gelinjang dan dari mulutnya terdengar suara, “aahh.., aahh.., sshh.., sshh”, seperti orang sedang kepedasan. Pada waktu Ven mulai menekan penisnya, terdengar jeritan tertahan dari mulut Ris, “Aduuhh.., sakiitt.., Veenn.., pelan-pelan.., doong”. Ven agak menghentikan kegiatannya sebentar untuk memberikan kesempatan pada Ris mengambil nafas, kemudian Ven melanjutkan kembali usahanya untuk menaklukkan vagina Ris. Aku agak kasihan juga melihat keadaan itu, disamping itu melihat badan Ris yang menggeliat-geliat dan tangannya yang mencengkeram alas tempat tidur dengan kuat, membuatku terangsang dengan hebat. Ven dengan pasti tetap mendorong kemaluannya masuk secara perlahan-lahan ke dalam vagina Ris. Judi Slot Online Terpercaya


Akhirnya sesaat kemudian, hampir seluruh kemaluan Ven masuk ke dalam vagina Ris. Ven kemudian menggerakkan penisnya keluar masuk dengan irama yang teratur, sementara Ris mengimbangi dengan mengerakkan pantatnya. Tidak lama kemudian, Ris mencapai klimaks. Tubuhnya mengejang dan mulutnya mengeluarkan jeritan tertahan, “Aku sampaai Veenn.., peluk aku kuat-kuat”. Bersamaan dengan itu, kakinya melingkar di pinggang Ven dan mengunci dengan erat. Sementara Ven hampir tidak bisa bergerak dan hanya menekankan kemaluannya ke dalam vagina Ris sekuat mungkin. Tak lama, Ris mulai tampak rileks dan melonggarkan kakinya yang melingkar di pinggang Ven.


Sementara Ven kemudian meneruskan gerakan keluar-masuk penisnya secara perlahan-lahan dan Ris hanya diam kelelahan dengan nafas yang tidak teratur. Tidak lama, tampaknya birahi Ris mulai bangkit lagi dan menggerakkan pantatnya lagi. Maklum wanita kan bisa mengalami multiple orgasme.


Tidak lama kemudian, Ven mencabut penisnya dari vagina Ris dan meminta Ris untuk menungging. Kemudian Ven memasukkan kemaluannya ke vagina Ris dari belakang. Aku yang sejak tadi hanya menyaksikan mulai tidak tahan, kemudian aku mendekat, membuka celana, dan mengarahkan kemaluanku yang sudah sangat tegang ke mulut Ris. Dengan sangat bernafsu, Ris mengulum penisku sementara Ven tampak menggerakan pinggulnya semakin cepat. Tidak lama kemudian tampaknya Ven hampir mencapai klimaksnya dan mengerakkan pantatnya dengan sangat cepat. Ris mengimbangi gerakan Ven dan melepaskan penisku dari mulutnya, sambil mengeluarkan erangan Ris berkata, “Ayo Ven gerakkan yang cepat.., ah.., uh”. Setelah itu Ven ejakulasi dan menekankan pantatnya rapat-rapat sehingga pinggulnya menempel ketat pada pinggul Ris. Dan pada saat hampir bersamaan Ris pun kembali mencapai orgasme. Tak lama Ven mencabut penisnya dan tidur telentang di samping Ris.


Aku kemudian duduk di kursi sofa yang ada di ruang tidur itu dan menarik Ris. Perlahan Ris jongkok di atasku dan mulai menurunkan vaginanya yang tampak membengkak ke arah kemaluanku (mungkin akibat barang Ven yang sangat besar itu). Dengan mudah penisku masuk ke dalam vagina Ris, maklum setelah cukup lama barang Ven yang besar itu keluar masuk, membuat vagina Ris agak melar. Walau demikian, aku tidak bisa menahan ejakulasi terlalu lama, mungkin akibat pengaruh situasi, tidak lama penisku memuntahkan cairan sperma di dalam vagina Ris, sampai meluber keluar.


Tampak Ven terbaring dengan lesu di ranjang dan aku di sofa. Tampaknya energi kami benar-benar terkuras. Sementara Ris kemudian pergi ke kamar mandi, untuk pipis dan membersihkan sisa-sisa spermaku di vaginanya. Kira-kira setengah jam kami beristirahat, Ris berinisiatif mengulum kemaluan Ven yang masih mengkerut. Sementara aku hanya memperhatikan. Tidak lama, kemaluan Ven mulai membesar lagi setelah beberapa saat dikulum. Ris kemudian mengangkangkan kakinya di atas Ven yang telentang tidur dan menghadapkan wajahnya ke arah penis Ven. Ven kemudian menjilati vagina Ris sampai ke lubang anusnya, dan Ris sendiri sibuk mengulum dan menghisap penis Ven. Melihat pemandangan ini, kemaluanku pun mulai menegang kembali.


Tak lama Ris bangun dan duduk di atas Ven, kemudian Ris memasukkan penis Ven ke vaginanya dengan posisi Ris di atas. Ris menaik-turunkan pantatnya dengan bibir vagina mencengkeram penis Ven dengan erat. Ketika Ris menaikkan pantatnya, bibir vaginanya turut tetarik keluar mencengkeram kemaluan Ven. Sungguh pemandangan yang sangat mengairahkan. Makin lama gerakan Ris makin cepat dan tak lama Ris tampak mencapai orgasmenya dan menekankan pantatnya kuat-kuat sehingga penis Ven masuk seluruhnya. Setelah itu Ris menarik pantatnya dan jongkok di tepi ranjang sambil mengulum kemaluan Ven. Sementara vaginanya mengarah ke arahku. Melihat pemandangan demikian, aku memasukkan penisku ke vagina Ris dari belakang, sementara mulutnya sibuk mengulum kemaluan Ven keluar masuk.


Kira-kira sepuluh menit kemudian, Ris kembali mencapai orgasmenya dan aku rasakan vaginanya menjepit penisku dengan erat. Tak lama aku pun kembali mencapai ejakulasi. Setelah itu Ris mengelap sisa air maniku yang tertinggal di mulut vaginanya dengan handuk kecil, Ris kemudian berbaring di ranjang dan Ven kembali memasukkan penisnya ke vagina Ris.


Setelah hampir satu jam, dan Ris telah mencapai dua kali orgasme lagi, barulah Ven pun mencapai orgasmenya, namun kali ini Ven mengeluarkan penisnya dari vagina Ris, sehingga spermanya muncrat ke payudara dan perut Ris. Sambil tersenyum Ris membalurkan sperma tsb ke seluruh dada dan perutnya, untuk menikmati kehangatannya. Setelah itu Ris kemudian mengelapnya dengan handuk kecil. Sementara Ven tampak kelelahan namun sangat menikmati. Ven kemudian mencium bibir Ris, istriku dan memeluknya. Ris berkata bahwa ia sangat menikmati malam itu dan tersenyum manis kepadaku. Kemudian mereka berdua tertidur di ranjang dengan tubuh telanjang, sementara aku tertidur kelelahan di atas sofa.

Cerita Sex Panas Mengajak Istri Threesome

Cerita Sex Panas Vanessa Selingkuh Sampai Hamil, Sebut saja aku Vanessa. Aku berusia 28 tahun. Aku sudah menikah namun belum dikaruniai anak. Kata orang aku cantik dan memiliki daya tarik. Kadang aku selalu menutup auratku dengan berhijab Namun kadang aku juga tak mengenakannya. Aku memang masih dalam tahap penyesuaian untuk benar-benar berhijab. Kulit putih dan tubuh sintalku selalu aku tutupi dengan pakaian modis ala hijabers atau baju yang sopan jika aku sedang tidak berhijab. Selain wajahku yang cantik aku memiliki payudara yang termasuk besar namun aku tak suka memamerkannya aku malah risih dan menginginkan payudara yang berukuran kecil. Entah saat aku mengenakan hijab atau tidak payudaraku selalu memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi santapan para pria nakal. Dasar Pria, pikirannya selalu cabul.


Aku merupakan seorang ibu rumah tangga. Sebelumnya aku merupakan seorang wanita karir namun setelah menikah Mas Reza menyuruhku untuk berada di rumah saja. Mas Reza lah yang berhasil meminangku. Kini usia pernikahan kami memasuki 1 Tahun. Banyak yang bilang kami pasangan yang serasi yang satu cantik dan yang satu tampan. umurnya pun tak beda jauh dariku. Mas Reza bekerja sebagai pimpinan di sebuah Bank. Secara financial kami bisa dibilang mapan.

Aku memang sudah lama berpacaran dengan Mas Reza. Bahkan kami sudah melakukan hubungan terlarang sebelum kami menikah. Mas Reza memang pintar merayu ku dan berhasil menggodaku untuk menyerahkan keperawananku pada saat itu. Mas Reza memang memiliki nafsu sex yang tinggi. Disetiap ada kesempatan Mas Reza selalu menyetubuhiku, entah itu di rumahku, dirumahnya atau kadang kita menyewa kamar di Hotel. Mas Rezalah yang mengajariku bercinta dari yang tadinya pasif hingga aku aktif bermain dalam bercinta. Namun walau aku sudah mengenal nikmatnya bercinta hanya dengan Mas Rezalah aku melakukannya. Setelah 5 tahun berpacaran kami akhirnya menikah.


Setelah beberapa bulan tinggal rumah orang tuaku, akhirnya kami berhasil membeli rumah walaupun berada di pinggiran ibu kota. Rumah minimalis 2 lantai tersebut berada di sebuah Cluster yang didalamnya hanya ada terdapat beberapa rumah dengan bentuk yang sama tanpa pagar pembatas.


Mas Reza semakin giat bekerja, gairah keintiman kami mulai berkurang seiring dengan beban pekerjaannya yang kian bertambah. Apalagi sekarang Mas Reza selalu pulang malam dan pergi pagi sekali. Karena memang jarak dari rumah ke kantor memang agak jauh. Seperti pada malam ini kulihat suami ku yang berada disebelahku nampak sudah tertidur pulas. Padahal aku sedang bergairah. Ku pelorotkan celana pendeknya dan ku telanjangi bagian bawah tubuhnya. Kulihat penisnya yang nampak sedang tertidur. Ku pegang batang lemah penisnya itu, ku genggam dan kubelai lalu ku kocok secara perlahan. Secara alamiah semakin lama penisnya terasa mengeras akibat kocokan tanganku. Aku mulai menjulurkan lidahku, kujilati kepala penisnya lalu turun batang penisnya. Lalu setelah itu ku kulum batang penisnya. ngentot enak nimat dengan gadis jilbab istri orang


“Hmmmmm Mah…”

suami ku mulai bereaksi dan mulai membuka kedua matanya.


“Aduh mah besok kan papah mesti kerja. Nanti aja pas weekend papah bakalan puasin mamah”ujar suamiku


“Pah, mamah lagi on. Please pah sekali saja”ujarku


“ya udah mah maen cepet aja. Mamah aja yang gerak papah capek”ujarnya


Aku langsung menurunkan CD ku. Ku angkat gaun tidurku lalu ku posisikan diriku diatas tubuh suamiku dalam posisi WOT. Liang senggamaku yang sudah basah mulai menyentuh kepala penisnya yang sudah tegang karena ulahku. Ku genggam penisnya dan kuarahkan masuk ke liang memekku sambil kuturunkan tubuhku.


“Blessss”


“Hhhhhmmm Pahhhh”desahku


Kurasakan penis suamiku sudah masuk seutuhnya tertelan di dalam liang memekku. Aku mulai menggoyangkan pinggulku maju mundur menggoyang penisnya. Penisnya terasa penuh diliang senggamaku. Semakin aku menggoyang pinggulku rasa nikmat semakin menjalar ke seluruh tubuhku.


“hmmm, ooohhhhh, ahhhhhhhh”


“Pah, mainin toked mamah dong Pahhhhh jangan tidur terus”


“Ohhhhhh, Ahhhhhhhhh”


Aku terus menggerakan pinggulku. Sambil satu tanganku meremas-remas payudaraku. Satu-satunya penis yang selalu menusuk di liang memekku itu bergerak mengikuti irama goyanganku.


“Hhhhmmmm Masssss”


“Bangun Massssss”


“Entotin aku Masssss”


Mas Reza mulai terpancing ajakanku. mungkin dia juga merasakan kenikmatan atas jepitan liang memekku. Mas Reza nampak mulai membangunkan badannya lalu kami pun berciuman dengan ganasnya. Mas Reza mulai aktif bermain. Tangannya mulai menuruni kedua tali gaun tidurku lalu memelorotkannya. Kedua payudaraku tak dibiarkan bergelantung dengan bebas. Tangannya langsung menangkap, meremas-remas dan kadang memilin kedua putingku. Aku semakin bergairah kareba mendapat rangsangan darinya.


“nakal kamu Mah. Kamu harus dihukum”ujarnya setelah menyudahi aksi ciuman kami


Aku masih bergoyang dan bibirnya kini mulai mengulum dan menyedot-nyedot putingku. Membuat tubuhku semakin sensitif dan terasa begitu nikmat.


“Ohhhhhhh Pahhh, terus hisap puting mamahhh.. Ohhhh”desahku


Aku semakin tak tahan. Liang memekku semakin basah saja. Aku sedang mengejar Orgasmeku. Gerakan pinggulku semakin liar dan Lidah Mas Reza semakin menari2 dan menggelitik diputingku. Aku tak tahan lagi.


“ohhhhhhhh, ahhhhhhhhhh, ahhhhhhhhh”


“Pah, aku mau hmmmmm aku mau…..”


“aku mau sampe pahhhh”desahku sambil menjambak rambut suamiku


“Aaaaaaahhhhhhhhhhh”


Kurasakan orgasme menerpaku. Rasa nikmat menjalar keseluruh tubuhku dengan reaksi cairan cintaku yang semakin membanjiri liang memekku. Mas Reza, cerita seks selingkuh dengan tetangga menyadari bahwa aku sudah mencapai klimaksnya. lalu kini dia yang mengambil alih permainan bercinta kami. Aku lalu ditidurinya dibukanya kedua kakiku lalu mas Reza kini sudah berada diatasku Lalu penisnya kembali melesat didalam liang memekku.


“Ohhhhhhh Pahhhhhh”desahku


Mas Reza mulai memompa penisnya di liang memekku. Pinggulnya bergerak maju mundur dengan cepat di liang senggamaku. Mas Reza sepertinya ingin buru-buru menuntaskan permainan cinta kami.


“PlakkkkkPlokkkkkkPlakkkkkkk”


“Ahhhhhhhh,Ohhhhhhh,Ahhhhhhh”


“Ohhhhh mahhhh Papah”


Kurasakan Penisnya mulai berdenyut di dalam liang memekku. Mas reza sedang mengejar orgasmenya.


“Papah, papah sampeeeee”


“Ohhhhhhhhhh”


“crotzzz,crotzzzz,crotZzzz”


Mas Reza pun menumpahkan cairan cintanya di dalam liang memekku.


–XxxxxxxX—


Samar-samar ku dengar bel rumahku berbunyi. Aku mulai terbangun dari tidurku. Kulihat Mas Reza sudah tak berada di sampingku lagi. Kulihat ke arah jam ternyata sudah menunjukan jam 10 pagi. Ternyata aku kesiangan, tubuhku masih telanjang dan kurasakan ada bercak-bercak sperma di perutku. Mas Reza pasti sudah menggauliku lagi. Aku beranjak dari tempat tidurku. Berjalan cepat ke Kamar mandi untuk membilas tubuhku. Lalu ku kenakan gaun tidurku lagi tanpa mengenakan pakaian dalam. Aku rerburu-buru karena bel rumah ku terus berbunyi lalu ada suara orang memanggil-manggil namaku. Situs Slot Terpercaya


“Vanessass”


“Ting Tong Ting Tong”


“iya, sebentar”jawabku


Ku buka pintu rumahku ku dapati. Sella dan Mas Baim tetangga rumahku nampak bengong melihat kearahku. Aku pun mulai tersadar karena sinar matahari tepat kearahku dan nampak menerangi tubuhku yang masih mengenakan pakaian yang sexy. Aku jadi risih sendiri mendapat tatapan nakal tetanggaku terutama dari Mas Baim yang nampak mesum menatap tubuhku terutama kedua tokedku. Aku biasanya selalu mengenakan pakaian sopan. Mungkin baru kali ini Mas Baim melihatku dengan pakaian seperti ini.


“Hello Sella, Mas Baim ada apa ya kok malah pada bengong”jawabku


“Oh my god Vanessa kamu sexy banget say, pantes Mas Reza betah dirumah mana toked kamu gede banget lagi say”jawab sella lalu melihat ke arah suaminya yang nampak masih terbengong


Cerita seks terbaru Kisahku Di Setubuhi Tetanggaku Sendiri Sampai Hamil – [Part 1] 2017 update setiap hari silahkan simpan halaman ini, cerita bokep sex bergambar terbaru.


“Auwwwww”ujar Mas Baim karena mendapat cubitan dari Sella


“Mata dijaga ya. Awas ya Pah kalau sampai konak ngeliatin Vanessa nggak aku kasih jatah sebulan”ujar Sella


“yah jangan dong Mah. Lagian kan yang ngegoda papah Vanessa tuh”ujar Mas Baim yang tak mau disalahkan


“eh enak aja ya Mas Baim”jawabku sambil tertawa


Sella lalu mengusir Mas Baim yang nampaknya sedikit kecewa. Kuajak Sella masuk kedalam rumahku dan kami pun mulai asik mengobrol. Sella ternyata ingin memberiku oleh-oleh karena dia habis berlibur ke Bali bersama misuanya. Sella dan aku memang mulai memiliki hubungan yang dekat. Begitupun Mas Baim dan juga Mas Reza. Mungkin karena kami seusia dan rumah kami juga bersebelahan. Sella tak kalah cantik denganku. Bahkan aku iri dengan tubuh Sella yang nampak proporsional dengan ukuran payudaranya yang pas tidak begitu besar dan juga kecil. Sella sama sepertiku belum memiliki anak dan juga merupakan seorang ibu rumah tangga. Namun yang berbeda adalah pekerjaan suami kami. Mas Reza merupakan pegawai kantoran sedangkan Mas Baim merupakan kontraktor yang bekerja jika memang sedang ada proyek.


Setelah asik mengobrol Sella kembali kerumahnya sedangkan aku kembali beraktifitas sebagai ibu rumah tangga. Tak hanya Sella dan Mas Baim saja namun aku juga masih memiliki tetangga yang belum begitu ku ke kenal. Sebagai warga baru aku memang harus aktif berkenalan dengan para tetanggaku yang lainnya.


Seperti biasa sore ini Mas Reza mengabariku bahwa dia akan pulang malam. Kulihat kearah luar hari sudah menjelang sore. Aku bingung mengisi waktuku dengan apa. Memang sudah waktunya aku memiliki anak, Namun Tuhan belum memberikannya. Padahal aku dan Mas Reza selalu mencoba dan aku pun tahu kalender kesuburanku. aku mulai mempelajarinya semenjak pacaranku dengan Mas Reza sudah tak sehat lagi, aku tak mau kebobolan apalagi sampai hamil diluar nikah. Apalagi Mas Reza pada waktu itu malas sekali mengenakan kondom. Dasar Pria maunya enaknya saja gilaran tekdung pada lepas tanggungjawab.


Akhirnya sore itu kuputuskan untuk berkunjung ke rumah Sella.


“Ting Tong Ting Tong”bel rumah Sella


“Sellaaaaaaa”ujarku


“iya sebentar Dis”jawab suami Sella dari dalam rumah


Kulihat Mas Baim membukakan pintu rumah. Mas Baim nampak memamerkan tubuh atletisnya dengan lilitan handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya


“Mau main ya Dis. Masuk aja”ujarnya


“ih Mas abis mandi ya. Sellanya ada di rumah nggak”tanyaku


“ya nih abis mandi, mau dimandiin sekalian nggak Dis. Sella juga lagi mandi tuh”ujarnya


“Ih Mas Baim nakal, aduin ke Sella nih”ujarku


“Ye, jangan Dis bahaya, kan Mas cuma bercanda. Ya udah masuk aja yuk”ajaknya


“nggak deh Mas. Kalau gitu nanti malem aja aku mainnya”ujarku lalu kembali ke rumahku


Malam harinya aku kembali bermain ke rumah Sella. Kini aku sudah berada didalam rumahnya. Ku lihat Sella nampak sedang di pijit oleh terapis pria.


“Mas Baim keluar ya Sell”ujarku


“Iya lagi ada penawaran proyek katanya”jawab Sella


“gila berani juga Sella dipijit ma terapis cowok nggak ada suaminya”ujarku dalam hati


Namun aku salah sangka. Tenyata terapis itu bukannya cowok tulen. tetapi cowok melambai.


“Sis, ikutan di pijit yuk. Tince jamin ueeeenak dan bikin badan seger”tawar sang terapis


“Ya udah Dis. Abis Tince mijit aku dia mijit kamu ya say”ujar Sella


“aduh gimana ya. Aku nggak pernah di pijit cowok say”jawabku


“yeeee, tince ini cewek yang menjelma jadi cowok say. Jadi nggak bakal bisa konak dia. Lagian dia udah langganan aku say. Aku jamin aman”jawab Sella


“tapi kalau kamu mau dipijit jangan disini. Nanti si Baim nepsong Lagi liat kamu telanjang Say. Kita pindah ke kamar aja yuk”ujar Sella


Kami pun beranjak ke dalam kamar Sella. Sella sudah tak malu Lagi dan melepaskan kainnya yang menutupi tubuh telanjangnya. Tubuhnya begitu putih dan mulus. Mungkin kalau si Tince lelaki Tulen Sella sudah di cabulinya atau bahkan di perkosanya. Sella kini sudah tidur tengkurep diatas kasurnya lalu tangan Tince dengan cekatan mulai kembali memijitnya. Sella nampak relax dan semakin lama sepertinya dia sudah tertidur. Tak terasa waktu terus berjalan. Aku yang sedang sibuk main Hp diberitahu Tince kini giliranku untuk dipijit namun aku ragu jika harus telanjang apalagi ini di rumah orang. cerita seks ml dengan tetangga sexy enak dan nikmat.


“udah sis nggak usah takut ma Tince. Kalau pijitan Tince nggak enak sis nggak usah bayar”ujarnya


“tapi jangan dsini Tince. Pindah ke rumahku aja yuk”jawabku


“kasian dong sis masa Sella kita tinggal gitu aja. Udah disni aja nggak apa-apa”ujar Tince


“ya udah deh”jawabku


“tapi jangan kenceng-kenceng ya Say. Aku nggak begitu suka dipijit”jawabku sambil membuka pakaian yang ku kenakan


“badannya bagus banget Sis, perawatan ya. Itu melon apa toked gede bingitz”ujar Tince


“Apaan sih Tince, iyalah tubuh harus dirawat biar suami nggak berpaling”jawabku


“alah sis cowok mah kalau dasarnya nakal mau secantik apa istrinya tetep aja maen juga diluaran”ujar Tince


“hihihi iya juga sih”jawabku sambil menikmati pijatan tangan Tince


Aku mulai merasa relax dan nyaman. Pijatan tangan Tince begitu nikmat memijat badanku. Pantas saja Sella dengan cepat langsung tertidur. Aku semakin lama semakin tenggelam dalam pijatan tangan Tince yang membuatku relax dan mengantuk lama-lama aku pun tertidur. Situs Slot Online Terpercaya


–xxx–


“Ahhhhh, Ohhhhhhh teruss Ko, sodokin memek Sella”desah Sella


Samar-samar kudengar Sella terus mendesah mengganggu tidurku saja. Aku mulai membuka mataku ternyata kamar ini nampak terang. Kulihat disebelahku Sella nampak sedang disetubuhi oleh seorang pria yang tak ku kenal. Namun pria itu bukan Mas Baim. Sella pun menyadari bahwa aku sudah terbangun. Dan menghentikan permainan cintanya bersama pria asing itu.


“Sella, whattt??”ujarku kaget segera kulihat tubuhku yang masih telanjang namun ternyata terselimuti dengan baik oleh bed covernya.


“hihihi Dis, pake acara bangun kamu. Ganggu aku aja. nyenyak juga ya tidur kamu”


“UdahTenang aja aku nggak ngapain-ngapain kamu kok”ujar Sella


“Tapi Sell, kok kamu gituan sama cowok lain. Kamu selingkuh Sell”ujarku


“No,no,no tuh Mas Baim lagi duduk disana”ujar Sella


Kulihat kearah Mas Baim yang sedang duduk di pojokan dengan tubuh telanjangnya tangannya memegang penisnya namun penisnya terlihat tak berereksi


“mba temennya boleh juga tuh”ujar pria asing itu


“lo sentuh dia. Lo gue end”jawab Sella


“Cuma bercanda mba Sella”jawab pria itu


Cowok itu nampak memandangku dengan penuh nafsu. Sekarang aku malah bingung untuk bertindak.


“jadi gini Dis. Aku dan Mas Baim punya masalah dalam hubungan Sex. Mas Baim penisnya susah untuk berereksi. Dan ini Riko temannya Mas Baim yang selalu membantu kami dalam hubungan sex”ujar Sella


Aku mulai menangkap apa yang dimaksud Sella. Jadi Mas Baim ternyata penisnya tidak bisa berereksi. Aku tak menyangka padahal tubunya terlihat Atletis, maco dan tampan. Sedangkan pria bernama Riko itu badannya biasa saja penisnya tidak begitu besar namun panjang dan terlihat agak bengkok keatas.


“sudah berapa lama kalian begini”selidikku


“sudah lama Dis. Memang malam ini sudah dijadwalkan. Namun aku lupa memberitahu Mas Baim bahwa ada kamu disini. Tolong jaga rahasia ini ya Dis dari Mas Reza juga”ujar Sella


“ya Sell aku janji bakal jaga rahasia ini. Ya udah aku kalau gitu pulang aja deh Sell”ujarku


“okey. Aku mau pindah kamar. kamu pake buju dulu Say”ujarnya


“Pahh anter Vanessa dulu ya”ujar Sella lalu bangkit dan mengajak Riko untuk pindah kamar


“Iya Mah tenang aja”jawab Mas Baim


“Mas Baim kok nggak keluar. Aku mau pake baju nih”ujarku


“nggak usah malu Dis. aku udah lihat kamu telanjang. Percuma juga burung ku tetep nggak bangun tuh. Ya udah aku tunggu diluar deh”ujarnya


“tunggu, tunggu Mas. Jadi pas aku tidur tadi Sella ngasih lihat tubuh telanjangku gitu”ujarku terkaget


“Iya Dis tapi tenang aja kita nggak aneh-aneh kok. Aku penasaran sama tokedmu kali aja bisa ngebangkitin burungku, ternyata zonk juga”ujarnya lagi


“Masa sih Mas, udah ngeliat toked aku nggak bangun juga. Nih aku kasih lihat lagi tokedku apa bener itu kamu nggak bisa bangun Mas”ujarku sambil memperlihatkan kedua bongkahan payudaraku


Mas Baim nampak menelan ludahnya.


“jujur aku Nafsu Dis tapi percuma juga kalau punyaku nggak bisa bangun”ujar Mas Baim dengan mimik kecewa


Dan benar saja kulihat burung Mas Baim masih nampak layu. Kasian juga aku melihatnya. Kutangkap ekspresi putus asa di wajahnya. Mas Baim pun melangkah keluar kamar. Aku mulai menyadari kegilaan ku yang dengan spontan memamerkan kedua tokedku sama mas Baim. Gila juga aku. Aku segera mengenakan baju ku. Lalu aku beranjak untuk kembali ke rumahku. Sebelum keluar rumah Sella, aku mendengar samar-samar suara desahan Sella yang sedang bersetubuh dari kamarnya. Kasian juga Mas Baim tidak bisa menikmati istri cantiknya. Tega juga Sella bercinta di depan suaminya.

Cerita Sex Panas Vanessa Selingkuh Sampai Hamil

Cerita Sex Panas Terima Kasih Papa, Perkenalkan, namaku Venus, umurku 24 tahun. Aku memiliki kehidupan seks yang cukup menarik. aku langsung tertarik untuk ikut mencurahkan kisahku di situs ini. Semoga kisahku ini dapat menjadi salah satu bacaan yang menarik.


Kisah ini dimulai ketika aku merasakan seks-ku yang pertama dengan Papa tiriku ketika aku masih berumur 16 tahun. Pada saat umurku 3 tahun, Papa kandungku telah meninggal hingga ibu menikah lagi dengan Om Mardi ketika umurku 5 tahun. Jadi, selama 11 tahun aku telah menganggapnya sebagai Papa kandungku, toh aku juga tidak ingat lagi akan kehadiran Papa kandungku. Namun, sejak kejadian ini aku tidak hanya menganggapnya sebagai Papa, tapi sekaligus juga sebagai pemuas nafsu birahiku. Begitupun Papa Mardi yang menganggapku sebagai anak sekaligus budak seks-nya.


Untuk lebih memperjelasnya, aku memiliki tubuh yang cukup bagus dengan buah dada berukuran 34B. Kulitku putih bersih dengan rambut panjang sepunggung. Aku beberapa kali menonton dan membuka situs porno karena rasa penasaranku terhadap aktivitas seks yang sangat digemari di kalangan anak laki-laki. Ketika menonton film-film porno itu, ada rasa ingin mencoba karena kulihat betapa nikmatnya wajah sang wanita yang disetubuhi. Aku pun sering membayangkan bahwa yang ada di film itu adalah aku dan pria idamanku, namun ironisnya aku kehilangan keperawanan bukanlah dengan pria idamanku. Beginilah cerita awalnya..


Pada suatu Minggu pagi, Ibuku tidak ada di rumah hampir sepanjang hari karena harus menunggui kakaknya yang sedang dirawat di rumah sakit. Jadi, aku tinggal di rumah sendiri. Ketika aku berjalan ke ruang makan untuk makan pagi, aku hanya melihat Papa seorang diri sedang menyantap nasi goreng.


“Pa, Mama mana? Kok gak ada?” tanyaku sambil mengucek mataku yang masih mengantuk.


Pada saat itu Papaku tidak langsung menjawab, Ia tercengang untuk beberapa saat dan menatapku dengan pandangan tajam. Ketika kusadari, ternyata pada saat itu aku mengenakan daster putih tipis pendek yang tembus pandang hingga memamerkan lekuk tubuhku. Puting susuku terpampang jelas karena aku tidak memakai bra. Kurasakan mukaku memerah dan spontan aku menutupi dadaku. Situs Slot Online Terbaru


“Ehem.. Ven, Mama pergi sejak jam 4 subuh. Tante Firda mendadak koma,” kata Papa segera setelah sadar dari kagetnya.

“Apa?! Tan.. Tante koma?” ujarku terbata-bata.

“Iya, Ven. Papa tahu kamu kaget. Nanti kita jenguk jam 12 ya?”


Aku terisak sedih dan air mataku mulai mengalir. Tante Firda adalah tante favoritku. Ia sangat baik terhadap Ibu dan aku. Ketika aku masih terisak, Papa segera menghampiri dan memeluk diriku.


“Tenang Nin, masih ada harapan kok,” hiburnya sambil mengelus rambutku.


Aku balas mendekapnya dan mulai menangis tersedu-sedu. Papa mengelus-elus punggungku ketika aku menangis, namun nafas Papaku terdengar berat dan kurasakan penisnya yang membesar menekan perutku. Aku segera melepaskan pelukanku namun Papa menahannya.


“Pa, lepaskan aku!” jeritku ketakutan.

“Tidak bisa, Venus sayang.. Salahmu sendiri menggoda Papa dengan baju tipismu itu,” ujar Papa, kemudian tangannya mulai meremas-remas pantatku dengan gemas.

“Pa, jangan.. Venus gak mau, Pa!” isakku sambil memberontak, namun tenaga Papa jauh lebih kuat daripadaku, tak ada gunanya aku melawan juga.

“Kamu diam saja, sayang.. Enak kok.. Nanti pasti kamu ketagihan,” bisik Papa sambil terengah-engah, setelah itu tangan Papa mulai menyusup ke dalam celana dalamku dan meremas kembali pantatku dari dalam.


Aku berkali-kali melawan, namun tak berdaya karena perbedaan tenaga kami. Kemudian, Papa mengangkat satu kakiku dan menahannya selagi tangan satunya meraih lubang vaginaku.


“Ohh.. Pa.. Ja.. Jangan,” rintihku.


Namun, kurasakan birahiku mulai naik, bahkan lebih daripada ketika aku menonton film porno di kamarku diam-diam. Jarinya dengan lincah menggosok-gosok lubang vaginaku yang mulai basah. Nafasku juga mulai cepat dan berat. Melihat reaksiku yang mulai pasrah dan terbawa nafsu, Papa melanjutkan aksinya. Ia membawaku ke sofa ruang tamu dan mendudukkan diriku di pangkuannya dengan posisiku memunggunginya. Tak lupa pula ia membuka celana dalamku dengan kasar. Tangannya dengan kasar membuka lebar-lebar pahaku sehingga vaginaku terpampang lebar untuk dijelajahi oleh tangannya. Sebelum sempat melawan, dengan sigap tangannya kembali meraih vaginaku dan meremasnya.


“Ven, memek kamu seksi banget.. Nanti Papa sodok ya..” bisik Papaku di telingaku dan menjilatinya ketika tangannya mulai bermain di klitorisku.


Birahiku sudah tak tertahankan lagi hingga aku pun pasrah terhadap perlakuan Papaku ini. Aku mulai mendesah-desah tak keruan. Jilatan maut di telingaku menambah nafsuku. Papa terlihat mencari-cari titik rawan di klitorisku dengan cara menekan-nekan klitorisku dari atas ke bawah. Ketika akhirnya sampai di titik tertentu, aku meracau tak karuan. Situs Slot Online Terpercaya


“Ahh.. Shh.. Paa..” desahku bernafsu.

“Ven, Papa suka banget sama kamu..” balas Papa sambil mencium pipiku.


Jarinya dengan lihai menggosok-gosok dan menekan titik rawan itu dengan berirama. Rasanya bagaikan melayang dan desahanku berubah menjadi rintihan kenikmatan. Tak sampai 15 menit kemudian, aku mendapat orgasmeku yang pertama.


“Paa.. Venus pengen pipiss..” desahku tak tahan menahan sesuatu yang ingin meledak di dalam diriku, tanganku meremas tangan Papa yang sedang bermain di klitorisku dengan bernafsu.


Di luar perkiraanku, Papa malah memperkeras dan mempercepat gerakannya. Papa merebahkanku di sofa dan merentangkan kedua pahaku. Kurasakan jilatan lidah di bibir vaginaku, rasa menggelitik yang luar biasa menyerang tubuhku. Jilatan itu menjalar ke klitoris dan membuat vaginaku membanjir. Di sela jilatan-jilatan Papa yang maut, kurasakan gigitan lembut di klitorisku yang kian merangsang hasrat seks-ku. Aku melenguh keras disertai jeritan-jeritan kenikmatan yang seakan menyuruh papaku untuk terus dan tak berhenti.


Melihat reaksiku, Papa semakin berani dan menggesekan jarinya di liang vaginaku yang sudah membanjir. Tak kuasa menahan nikmat, aku pun mendesah keras terus-menerus. Aku meracau tidak beraturan. Kemudian kurasakan sensasi yang luar biasa nikmatnya tak lama kemudian. Vaginaku mengeluarkan cairan deras bening yang sebelumnya belum pernah kulihat. Papa tampak senang melihatku mengalami orgasme yang pertama. Setelah sensasi nikmat itu surut, kurasakan tubuhku lelah tak berdaya bagai tak bertulang. Papa membopongku ke kamarnya dan menidurkanku di kasur.


Papa memelukku dengan lembut. Kami tidak berkata apa-apa. Papa kemudian membuka dasterku, kemudian Papa tampak semakin bernafsu ketika melihat payudaraku yang berukuran cukup besar. Hasratku sudah menurun dan rasa malu mulai menyergapku hingga aku segera menutupi payudara dan vaginaku dengan kedua tangan, namun Papa malah menyingkirkan tanganku dengan kasar. Lelah masih terasa karena orgasme tadi sehingga aku tidak mampu melawan.


“Pa.. Jangan, Pa. Sudah cukup.. Venus takut..” isakku mulai menitikkan air mata. Melihat reaksiku, Papa malah semakin bernafsu.

“Venus sayang. Papa entot kamu ya.. Oh, Venus. Memekmu pasti nikmat. Sini Papa entotin ya, sayang..” rayu Papa dengan nafas memburu karena nafsu.


Dengan semangat 45, Papa meremas payudaraku dengan sangat keras. Pertama-tama, aku berteriak kesakitan namun Papa tak mempedulikan teriakan minta ampunku, malah tampak dia semakin bernafsu untuk menyetubuhiku. Jari-jarinya dengan terampil memilin putingku diselingi dengan cubitan keras sehingga lama kelamaan teriakanku berubah menjadi jeritan nikmat. Libidoku mulai naik lagi dan vaginaku mulai basah. Puting susuku yang berwarna merah muda sekarang berwarna merah tua karena cubitan-cubitan kerasnya, begitu pula dengan payudara putihku yang berubah menjadi kemerahan.


“Ahh.. Ahh.. Ukhh.. Paa..” racauku tak karuan.


Merasa puas melihat reaksiku, Papa membuka semua bajunya dan betapa terkejutnya aku melihat penis papaku yang berukuran besar. Dengan lihainya, Papa segera menggesekkan kepala penisnya yang kemerahan ke lubang vaginaku yang sudah basah. Aku merasakan sensasi lebih daripada jilatan lidah Papa di vaginaku sebelumnya hingga kutanggapi sensasi luar biasa itu dengan rintihanan keras kenikmatan.


“Ahh! Papaa.. Ohh.. Entotin Venus, paa..” racauku. Sudah hilang kesadaran akan harga diriku.


Melihat lampu hijau dariku, Papa segera menjalankan aksinya. Dengan perlahan ia memasukkan kepala penisnya ke dalam liang vaginaku, namun terhalang oleh selaput daraku. Papa tampak kesulitan menembus selaput daraku. Akhirnya dengan satu sodokan keras, vaginaku berhasil ditembus untuk pertama kalinya. Rasa sakit luar biasa terasa di vaginaku. Papa dengan tanpa perasaan segera menyodok-nyodok penisnya dengan kuat dan keras di vaginaku yang masih sempit.


Rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat bagaikan melayang di surga. Papa mendesah terus-menerus memuji kerapatan dan betapa enaknya vaginaku. Penis Papa yang panjang dan besar terasa menyodok dinding rahimku hingga membuatku orgasme untuk kedua kalinya. Papa tampak masih bernafsu menggenjot vaginaku. Kemudian Papa membalikkan badanku yang telah lemas dan menusukkan penisnya ke dalam vaginaku lewat belakang. Ternyata posisi ini lebih nikmat karena terasa lebih menggosok dinding vaginaku yang masih sensitif.


“Oh Venus.. Memekmu bagaikan sorga, Nin.. Nanti Papa entotin tiap hari yaa.. Ahh..”


Akhirnya setelah menggenjotku selama setengah jam, Papa mendapatkan orgasmenya yang luar biasa. Spermanya terasa dengan kuat menyemprot dinding vaginaku. Papa menjerit-jerit nikmat dan badannya mengejang-ngejang. Tangannya dengan kuat meremas payudaraku dan menarik-narik putingku. Setelah orgasmenya, Papa berbaring di sebelahku dan menjilati puting susuku. Putingku disedot-sedot dan digerogotinya dengan gemas. Tampaknya Papa ingin membuatku orgasme lagi.


Tangannya kembali menjelajahi vaginaku, namun kali ini jarinya masuk ke dalam liang vaginaku. Papa menekang-nekan dinding vaginaku yang masih rapat. Ketika sampai pada suatu titik, badanku mengejang nikmat dan Papa tampaknya senang sekali hingga jarinya kembali menggosok-gosok daerah rawan itu dan menekannya terus menerus. Wow! Rasanya ajaib sekali! Terasa seperti ingin pipis, namun nikmatnya tak tertahankan. Ternyata itulah G-Spot.


Aku tidak bertahan lama dan akhirnya orgasme untuk ketiga kalinya. Badanku mengejang dan cairan orgasme kembali mengalir dengan deras bercampur darah keperawananku. Akhirnya, kami menyudahi permainan seks kami yang perdana dan mandi. Baru setelah itu, kami pergi ke rumah sakit.


Sejak kejadian itu, kami menjadi sering melakukan hubungan seks dan mencari-cari kesempatan untuk melakukannya tanpa sepengetahuan orang lain. Bahkan aku pernah membolos sekolah karena pada saat itu Papa sedang naik libidonya. Akhirnya kami memesan hotel dan sama-sama membolos, aku dari sekolah dan Papa dari kantornya. Papa juga mengajariku berbagai posisi dan bagaimana cara mengulum penis dengan benar (blow-job). Ilmu seks yang Papa berikan akhirnya membuatku dicintai oleh beberapa lelaki lain karena serviceku yang memuaskan.


Itulah pengalaman seks-ku yang pertama kalinya dan tak akan kulupakan seumur hidup. Terima kasih, Papa!

Cerita Sex Panas Terima Kasih Papa

Cerita Sex Panas Melayani Nafsu Kakak Kandungku, Ini merupakan kisah nyata, sebuah ​​pengalaman sexual yang pernah aku alami sebelum menikah, tepatnya dari mulai umur 11 tahun sampai umur 28 tahun. Sebelumnya perkenalkan namaku Alex, 31 tahun. Saat ini sudah berkeluarga dengan Rini 30 th (pacar selama kuliah di PTN Jember).


Entah kenapa, secara sexual aku beranggapan selalu beruntung menemukan pengalaman baru, Partner baru dan Sensasi yang berbeda. Mungkin karena aku punya wajah yang lugu,perhatian dan juga pantang menyerah sampai bisa ngelihat tubuh telanjang semua perempuan yang secara sexual menarik perhatian saya dan juga sesuai selera saya (pake jilbab).



Seperti opening sory di atas, kejadian ini bermula saat saya masih duduk di bangku kelas 5 SD, umur 11 tahun. Kakak saya duduk di Bangku SMP kelas 2. Kami 3 bersaudara, Kakakku anak pertama, dan Aku anak terakhir dari 2 saudara laki laki. Kedua Orang Tuaku Kerja d perusahaan Rokok swasta terbesar di Jawa.


Vony (Nama Kakak), punya tubuh yang proporsional saat kelas 2 SMP, BH sudah penuh dengan Isi payudaranya…, Puting kecil dengan lingkar puting coklat yang menggairahkan. Tingginya saat itu msh 154, berat badan 38, BH 32 B. Wajah standard nilai 7, kulit kuning langsat dan berbulu halus di tangan dan kakinya.


Kejadian pertama terjadi saat aku sedang sakit typus, setelah opname di RSUD Gambi*** di kediri selama 15 hari, saya diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. 3 hari setelah rawat jalan d rumah, kedua orang tuaku pergi ke Surabaya untuk menghadiri acara nikahan selama 3 Hari. Untuk itu, selama ibukku tidak ada, Vony kakakku merawat dan menjagaku setiap saat (kebetulan saat itu libur sekolah untuk tingkat SMP).


Hari Pertama, Kakak yang malamnya tidur sekamar denganku bangun, bersih bersih rumah, tidak lupa sambil masak air hangat untuk menyeka tubuhku..!!! Hampir tidak ada keganjilan dan nafsu apapun yang tersirat di wajah kakak, dia membuka smua bajuku hingga tinggal CD ku yang tertinggal. Kakak menyeka, mengusapkan sabun dengan penuh kasih sayang, sabar dan telaten. Malam harinya Kakak menemaniku tidur di kamar, dia serius membaca sebuah buku…kadang kadang terdengar desahan Nafas berat keluar dari mulut Kakak…hhhhheeeehhh….!!!!


Hari Kedua, seperti biasa…setelah bangun kakak bangun dan beres2 rumah, jam 8 kakakku Vony ke kamar masih memakai baju tidur, membawa Ember berisi air hangat untuk menyeka tubuhku lagi.., aku membuka bajuku sendiri kecuali CD ku. Pandangan kakak terlihat lain, dia mengamati semua bagian tubuhku…!!! Slot Online Indonesia


Kakak: dek…biar gak pusing..adek rebahan aja…sambil kakak seka tubuhnya. Iya mbak, jawabku. Nafas berat mengawali kakaku saat mulai menyeka tubuhku…!!!

Kakak: mbak nyekanya gak pake kain ya dek…biar bisa gosokin badan adek.., biar rata ngasih sabunnya. Iya mbak, Jawabku. Kakak mulai membasuhkan air d tubuhku…usapan..usapan tangan kakakku membuat sedikit geli (merangsang) tubuhku…!!! Hingga tanpa sadar Penis Kecilku berdiri tegak di balik sangkarnya.


Kakakku: CD nya di lepas aja ya dek, biar mbak bisa bersihkan selangkangannya….!!! Jangan tho mbak, isiiin aku…(Jawabku). Tapi kakakku tetep melorotin CDku sambil bilang…udah…ga usah isin…khan sama kakaknya sendiri.


Waaahh…kebelet pipis tho dek kok burunge ngaceng (berdiri)…kata Kakakku Vony.

Aku jawab…gak mbak, khan tadi udah pipis waktu mbak nyapu…!!!

Lahhh..terus kenapa iki kok gerak2 ngaceng gini manuke…goda Vony Kakakku, sambil mbasuh air hangat di selangkangan…testis…dan pahaku.


Aku merasakan geli yang aneh di tubuhku saat Vony nyentuh lembut testis sambil sesekali nyenggol Penisku yang udah gundul di khitan saat umur 8 tahun…., aku spontan bilang….mbak udah mbak…geliii…jadi pingin pipis. Vony kakakku malah senyam senyum…, sambil bilang…tunggu sebentar ya…mbak Vony ambilkan tempat pipis.


Vony keluar Kamar, tidak lama masuk kamar tapi tidak membawa ember tempat pipis…, malah ganti baju daster. Loh mbak…mana tempat pipisnya…, tanyaku bingung.

Vony diam saja, malah naik keatas tempat tidur…, sambil bilang…udah dek Alex tenang ae…, nurut kata mbak…biar cepet sembuh. Iya mbak…jawabku.


Kakak langsung megang burung kecilku..di sabun..di usap usap…kemudian di basuh air dan di lap pake handuk…(Mbak…tambah geli..pingin pipis mbak….rengekku).


Tiba..Tiba Kakakku naik ke atas tubuhku.., sambil mengangkat ke atas baju dasternya….(Aku makin bingung apa yang mau di lakukakan mbak Vony)

Vony bilang…dek..pipisnya di sini aja ya…!!! (Sambil tangannya nunjuk ke vaginanya)…

Belum sempat aku jawab..Kakakku sudah..megang Penisku…di tempelkan di Vaginanya…kemudian di gosokkan ke Vaginanya..!!!


Uuuuhhhh…Alex…., mbak Vony pingin kamu pipis di dalam sini…, mbak Vony pingin Alex cepet sehat…jadi buanglah pipis dek Alex di sini (vagina)…!!!

Aku tidak paham apa yang di lakukan mbak Vony, tapi aku melihat wajah mbak Vony memerah, bibirnya di gigit..sambil payudaranya di remas2.., ooowwwggghh…ooouuhhgg…suara dr mulut kakak saat vaginanya bergesekan dengan penisku.


Akupun menahan geli…dan semakin tegang saja penisku….eeeehhhhhmmm…mbaaak… Gelliii mbaak…gelii tenan…,

Mbak Vony megang penisku…aku merasakan Penisku seperti di tekan masuk pelaaaan ke dalam sebuah lubang…, tahaaan ya dek Alex….burungnya mau tak masukkan ke tempeknya mbak Vony, biar dek Alexe bisa pipis di dalamnya….., aku mengangguk..iya mbak, jawabku.

Kakakku makin kuat nekaaaan dan nindih penisku…, tampak sedikit kesulitan dan menahan rasa sakiit saat menekaaan penisku…., aaaahhhhh…..sakiiiit….Alexiiieee….(Sambil ambruuk di atas tubuhku) , teriakan mbak Vony saat aku merasakan penisku masuk ke dalam sebuah lubang…sempiit..geliii…angeet…dan berdenyut.


Aku merasakan sebuah cairan meleleh di pahaku…, setelah beberapa saat…mbak Vony bangun dan melihat darah keperawanannya mengalir…, dan membersihkan darahnya dengan handuk…!!!

Setelah itu Vony melepas smua bajunya..dan naik lagi di atasku…., siiaaap ya dek…mbak mau ngeluarkan pipismu…, mbak Vony megang dan nuntun penisku..sekali tekan udah lgsg masuk…blessss….., aaahh…ehhhhhmmm….suara desahan kakakku…, mbak Vony nuntun tanganku untuk meremas susunya…, remes pentile mbak Vony Alex…..remes diii….aaahhh….sambil terus menggoyangkan pantatnya..!!! Eehhhmm…tempek mbak Vony enak gak…ayoo dii…pipisnya keluarkan di dalam ya…mbak Vony enakk dii…tempek mbak Vony kedut..kedut…racauan kakakku, sambil terus jepit genjot goyang penisku di vaginanya.


Ahhhhh….sayaaaang….Alex……mbak Vony mau pipiiiiisssss……….srrrrrrr….serrrrrrr…… ahhhhh….enakk banget arrr….oooouuughhh…..!!!! Aku memang merasakan sebuah cairan hangat keluar dari vagina Vony, Vaginanya menjepit dan menghisap kuat penisku (Orgasme), akupun merasakan sebuah sensasi luar biasa nikmatnya…!!!


Mbak Vony ambruk lagi..mencabut vaginanya dari penisku…, rebahan di sampingku sambil mencium..dan bilang…dek…jangan bilang siapapun yaa…ini rahasia kita…, mbak Vony sayang Alex…Alex harus janji akan menjaga rahasia yang mbak lakuin tadi sama Alex.

Iya mbak, jawabku. Mbak Vony meluk dan minta di ciumi payudaranya.

Malam hari, setelah kakak membaca buku…,Vony mengunci pintu, dan naik ke atas kasurku (ada 2 kasur).


Mbak tidur sini ya…, mbak mau ngelonin Alex..biar hangat dan cepat sembuh..!!!

Iya mbak, jawabku. Mbak Vony…, yang kita lakukan tadi kok geli enak itu apa namanya mbak…tanyaku.


Ohhh…itu namanya Ngembik (Kawin, Kentu, Ngesex) jawabnya.

Laah tadi tempeknya kok berdarah mbak, tanyaku lagi…!! Itu namanya darah perawan Alexee…., kalo pertama pasti keluar darahnya jawab kakakku sambil meluk dan nyium keningku.


Apa Alexe mau Ngembik lagi sama mbak Vony…??? Belum sempat jawab mbak Vony sudah nafsu mencium bibirku…, ehhmm…ehhhmm…mbaaak…Vonya…pingin lagi sayaaang…, pingiiin pipiss enak lagii….rengek Vony sambil nyiumi bibirku.


Mbak….., burungku ngaceng lg….!!! Kataku. Mbak Vony lgsg ngusap..megang..dan ngocok penisku…, dia sangat nafsu..bajuku lgsg di buka smua…kakakku juga membuka bajunya…BH dan CD nya…!!!

Aku lgsg beranikan diri nyentuuh…ngreemas2 payudara Vony yg masih mulus dengan puting kemerahan…, Aaahhhhh….adikku udah mulai pinter nih…goda mbak Vony..sambil nyium bibirku lagi dan membelai lembut penisku yang makin tegang.


Kakakku bangun dari posisi rebahannya, dan bilang…deek…mbak mau ngemut Pelimu ya…., belum jawab kakaku sudah memasukkan penis kecilku ke dalam mulutnya…., aaahhh….eehhhmm…sSsssttt…mbakk..gelii mbaak…geliii mbakk…!!! Ocehku. Mbak Vony bilang..ssseeeeettt…(Sambil isyarat utk nutup mulut)…jangan rame, nanti kakakmu kedengaran…ucapnya. Akupun ngangguk…dan menahan geli di emut kakak sambil merem melek njambak rambut Vony Kakakku…!!!

Deeekk….gantian tempek mbak Vony di emutin ya…,bisik Kakakku.

Aku pun bangun, Vony rebahan dan membuka lebar pahanya…nuntun tubuhku naikin tubuh Vony dengan posisi terbalik (69), jilatin arr….!!!


Dengan agak jijik…krn lendir dan bau anehnya..aku beranikan nempelkan mulut ke Vagina Vony…, aku usap2kan bibirku…nekaaan…vagina yg mash belum banyak rambutnya. Setelah terbiasa dg baunya, aku mulai berani membuka mulut…gigit lembut vaginanya….jilatin vagiananya…dan menghisap lendir2nya….!!! Kakakku meracau…gerakan tubuhnya tdk karuan, pantatnya naik turun menahan geli jilatan lidah di vaginya…!!! Aku juga merasakan kakaku ngemutin penisku…nyedotin buah zakarku…, suara desahan tertahan malah mbuat kami makin bergairah.


Ahhh…ehhhmm….Alexe, masukkan penismu ke tempek mb.Vony, mbak dah ga tahan arr….pinta Kakakku…!!!

Akupun bangun, mbak Vony nuntun aku untuk duduk di hadapannya…mbuka lebar kakinya…, nuntun penisku dan..tekan dekk…, ehhmm….blesssss…..seleeepp….penis kecilku masuk smua ke liang Vagina Vony…, ehhhmm….ehhhmmm….!!!! Maju mundurkan penismu, rebahan dan emut susu mb.Vony sayaang…ucap kakakku.


Sambil rebahan..aku genjot vagina kakakku…suara ceplak ceplok makin kencang…suara deritan lendirnya makin terdengar…dg lahap aku mencium dan menghisap puting kakakku..aku gigit dan tarik2 putingnya….!!! Aahh..ahhh…ssttt…enak banget Alexe…peli mu enak banget…mbak Vony sayang Alex…mbak Vony pingin ngembik terus sm Alex…pipis di dalam ya sayaang…racauan kakakku…, dengan nafas terengah..aku terus nusuk2 vagina Vony….geli…anget…dan kedutannya membuat aku melayang…!!!


Gantian dek…mbak Vony di atas…, kamu duduk sandaran ya…, mbak Vony duduk di pangkuanmu…!!! Ucapnya. Aku nurut saja…mbak Vony lgsg megang penis dan memasukkan lagi ke dalam vaginanya…, uuhhh…uuhhhm…ahhaahh..enak sayaang…jilatin terus pentil mb.Vony..gigiti pentilnya…ucap kakak sambil terus goyangin maju mundur pantatnya…!!!


Tidak berapa lama…..kepalaku di tekan kuat ke dalam payudaranya….goyangannya makin tak terkendali…guncangannya makin liar..daaan….mbaaak mau pipissss Alexi….mbak sampee…….mbakkkkk….ngembes tempeknya…..(Bersmaan itu aku mersakan cairan hangat nikmat luar biasa membanjiri penisku)…kedutan vagina kakakku menjepit kuat penisku…terasa nikmat luar biasa, seperti mau pipis tapi ga keluar pipisnya (Orgasme tanpa mengeluarkan sperma, karena belum Baligh)


Nafas mbak Vony dan aku terengah engah…mbak Vony meluk erat tubuhku..nyium dahi pipi dan juga bibirku…, makasih ya sayang….makasih dah mbuat mbak pipis enak lagi…!!!

Sama sama mbak, Alexe juga sayang…td Alexe juga pipis rasanya..tapi ga terasa keluar pipisnya…tapi enak banget rasanya mbak….!!!

Hari Ketiga, siang hari…saat kakak ke 2 tidur sehabis sekolah…, Mb. Vony ngajak aku bangun dari kamar. Katanya mau di bersihkan mandi air hangat di kamar mandi.

Aku berjalan…dan masuk kamar mandi.., mb.Vony masuk dan ngunci kamar mandi…, aaahh….ngembik lagi ini (pikirku). Buka bajunya sayang…pinta Vony. Iya mbak, jawabku…, mbak Vony mo ngajak ngembik di kamar mandi ya…godaku.

Ahhh…km ini arr…tahu aja rencana kakak…jawabnya sambil jongkok nyiumi penisku.

Aku duduk di pinggir bak mandi…, ngocok2 penisku…,ahhhh….mbak….emutin mbak…emutin penisku…!!!

Pasti sayang….jawabnya, sambil masukkan penisku ke dalam mulutnya….lidahnya njilatin ujung penisku…, ooohhhhh…..gilaaaa….gak terbayangkan rasanya…, kurang lbh 5 mnt..Vony terus ngocok penisku di mulutnya…,!!!

Kemudian dia bangun dan nungging..tangannya pegangan bak mandi…, Alexii…..tusuk mbak dari belakang yaaa…., cepetan sayang…mbak ga tahan..pengEn banget.

Akupun turun…sambil berdiri aku masukkan penisku ke lubang vagina kakakku yang sudah aku ketahui d mana letaknya…., sleeeeepppp…..!!!! Ehhhhmmmm……..Alex…..makin lama makin ga tahan pingin Ngembik dengan kamu….mbak Vony terangsang terus….ocehan kakakku.


Aku terus sodook vagina Vony,,,sambil ngremas payudaranya dr belakang…, bokong Vony maju mundur ngikutin irama kocokan Penisku…, cairan vagina kakaku terasa banjir dan menghangatkan batang penisku…, pantat Vony makin liar…goyangan maju mundur..naik turun membuat penisku makin nikmat dlam jepitan Vaginanya…, aahhh…mbaak…vaginanya enak banget…angeeet lendirnya…..jepit terus mbak….ocehku. Makin lama aku makin paham dengan seksual…jika mbak Vony sudah bergoyang gak karuan..akupun juga smkn kencang nyodokin penisnya ke vaginanya….!! Lebiiih kenceng sayaaang…..lebih dalaaam….lebih kuaaat lg….remas payudara mb.Vony….pukul..pukul..pantat mbak Vony…!! Pinta mb.Vony. Akupun nglakuin smua permintaannya…daan….mbak Vonya keluaaarrr pipissssnya

Alex……aaahhhhh….ahhhhhh….aaaahhh…..jerit nya dg nada pelaaan…!!! Tampak cairan bening keluar netees ngalir jatuh dari lubang vaginany…!!! Tapi aku masih blm merasakan pipis keluar dr penisku…, tanpa bicara aku terus genjot vaginanya….aku pegang pinggang Vony….ceplook..ceplook….(Suara adu pantat dg paha)….dan mbaaakkk….aku pipis juga kayakknya…..aahhh..arrrrgghhhh….!!!! Jeritku..!!! Aku merasakan ada penisku kedut2 d dalam vagina mb.Vony…!!! Makin nikmat rasanya..dan anget…!!! Setelah sma puas…kakakku memandikan tubuhku dan mbuka pintu kamar mandi.


Setelah kejadian itu…aku dan mbak Vony selalu melakukan kegiatan bersetubuh di berbagai tempat dan kesempatan.

Pada saat aku duduk kelas 1 SMP, aku mengalami mimpi basah…, aku cerita pada mb.Vony kalo aku mimpi bercinta dg seseorang, dan ngompol d celana.


Kakakku menciumku….dan bilang…itu tandanya kamu sudah dewasa…dan bisa membuat mb.Vony hamil kalo bersetubuh dengan mb.Vony…ucapnya..sambil megang penisku. Setelah mb.Vony suci (menstruasi) nanti kita coba bukVonyn ya ar…, mbak buat kamu keluar pipisnya kental,putih dan terasa makin nikmat.


Akupun di suruh membaca bukunya..ternyata buku Cerita Dewasa. Semua yang di ajarkan kakakku bersumber dari alur cerita di buku tersebut.

Setelah 5 hari, kakakku sudah suci dari menstruasinya…, sepulang sekolah kakakku bilang…, Alex..mbak Vony siap di Setubuhi lho nanti malam, kamu udah baca buku mbak Vony blm??? Sudah mbak, Alex siap pipis di tempik mb. Vony.


Malamnya, mbak Vony pura2 mbantuin aku ngerjakan PR d kamarku, Kakakku laki2 sering tidur di musholla sama temen2 sebayanya…Jadi mlm itu aku dan kakak belajar bareng di Kamar..!!!

KeVony kedua orang tuaku blm tidur, kami belajar sambil sesekali berciuman, ngremas..dan ngraba vagina mb.Vony, peniskupun tak luput dari emutan emutan singkat kakakku, mbuat kepalaku pusing bergairah dan tidak konsentrasi belajar.


Lampu ruang TV sudah mati, pertanda kedua orang tuaku sudah tidur…, aaahhh…ini saatnya melakukan persetubuhan sedarah untuk pertama kalinya setelah Akil Baligh….bisikku dlm hati.


Deek…mbak Vony siap di apain aja lho, nikmati tubuh mbak Vony kapanpun Alexe mau..!!! Ucapnya, IYa mbak…mlm ini aku mau pipis di mulut mbak Vony…(Seperti kisah dalam buku cerita dewasa mbak Vony). Boleh..boleh…silahkan pipis di mana aja kamu suka sayang…, jawab Vony sambil mulai menciumiku dan mbuka bajunya.


Akupun mulai mencium mulut mb.Vony..menghisap lidahnya..menggigit lembut bibirnya…, ciuman basah, liar, menggebu yang membuat kami sulit bernafas karena saling memuaskan nafsu bibir saat berciuman. Kali ini aku bener2 menguasai keadaan..(Hasil baca buku dewasa)…sambil terus cium bibir..aku mulai meremas remas payudara mb.Vony…putingnya sudah tegang berdiri, daging susunya mengeras…, desahan nafas mb.Vony makin tidak karuan..tangan Vony liar megang dan ngocok penisku…ehhhhmm…aaaahhh…kegiatan slg merangsang yang luar biasa liar.


Tubuh mb.Vony aku rebahkan..aku mulai mencium leher, telingan….turun ke bahu…turuun ke bukit kencangnya…!!! Suara aaaahhh…….ssssshhhhtt…keluar liar dr mulut mb.Vony saat putingnya mulai aku cium….jilaaatin…dan aku gigit sambil menarik putingnya dg bibir…, pantatnya sampai terangkat nahan geli nikmat saat aku hisap kuat daging susunya sampe meraah….Alexiiii…..enak sekali pemanasannya sayaaang…..mbak bener bener ga tahan dengan perlakuan Alex……teruuss dekk….aaahh…!!!!

Aku serang payudara kakakku…bekas hisapan merah merata d semua payudara mb.Vony…, tanganku mulai meraba dan menyusup ke balik CD mb.Vony….ehhhhmm….uuusssshhh….suara mb.Vony saat tanganku nyentuh gundukan daging vaginanya….!!! Hangat…basaah..dan kental aku rasakan di vaginanya….,


Sambil cium puting….tanganku terus nusuk2 lubang vaginanya…..aku tekan lubang pipisnya…!!! Tubuh mb.Vony bergoyang gak karuan…ehhmm…geli Alexi…geliii….aaahhh…nikmat….mb.Vony ga tahan…ayo masukkan sayaaang…!!! Bentar mbak…Alex pingin puas ciumi smua tubuh mb.Vony….!!!

Cairan vagina mb.Vony aku usapkan di payudara dan putingnya….kemdian aku jilat dan hisap cairan itu sambil terus ngocok vaginanya…….aku merasakan vagina mb.Vony mulai makin basah…mb.Vony liar goyangkan pinggul dan pantatnya….(Tanda mau orgasme)…aaahhh Alexi…mbak Vony ga tahan..mau keluaaar…., aku langsung lepas cd mb.Vony…aku benamkan wajahku di selangkangannya….aku ciumi dg ganas vaginanya…aku gigit bibir vaginanya utk menyambut dan merasakan cairan orgasme mb.Vony……dan……Alexii…….b.Vony mau keluaaar sayaaaang…………aaaaahhhhh….sssstttttsss… …pantatnya terangkat….tangannya menjambak dan menekan kuat kepalaku di vaginanya (sampe kesulitan nafas)…..akupun merasakan caiaran kekuningan, anget..keluar ngalir dr lubang vaginanya…., akupun menghisap…menjilati smua lendirnya dan mengusapkan dg mulut di smua permukaan vagina, paha, selangkangan mb.Vony….!!!

Nafas mb.Vony masih terengah engah…, uuhhhh….mb.Vony puas sayang…..Alex makin pinter mbuat mb.Vony melayang…..,ksh waktu mb.Vony istrht sayang….!!! Sambil bangun dan nyium bibirku yg masih belepotan dengan cairan vaginanya….!!!! Slot Online Terbaik


Setelah 30 menit istrht, aku dan mb.Vony mulai saling meraba dan merangsang…kali ini..aku di rebahkan..mb.Vony megang dan ngocok penisku dg lembut…sambil sesekali jilatin ujung penis mungilku…eeehhmm…geliii…mbaak…,desahku..,a k pingin pipis d mulut mb.Vony…..!!! Jangaan sayaang…pipisnya di tempek mb.Vony saja…., biar berkesan pengalaman pertama nyemburkan sperma di tempek mb.Vony…jwb Vony. Mbak baru saja suci, jd aman tidak akan hamil dek….!!! Tambahnya.


Mbak Vonyaaa…..aaahhh….angeeet mbaaak….desahku saat mulut mb.Vony ngemut penisku…., mulutnya naik turun…sambil sesekali lidahnya jilat2 penisku di dalam mulutnya….., aaarrrggghhh….aagjjkaghfagj….ocehku saat ujung penisku di hisap kuat…sllllrrrrrrppppp….ploook..(Suara hisapannya). Tanganku mulai juga meraba vaginanya…aku kocok sebentar…dan cairannya sudah keluar membasahi vagina mb.Vony…!!!


Tampaknya mb.Vony sudah tidak tahan…, dia lgsg naik…megang penisku..nempelkan di mulut vaginanya…di tekaaan….daan ehhhhmmm……bleeeessss…..sleeeppp…vaginanya menelan batang penisku..!!! Akupun merem melek…sambil megang pinggul mb.Vony.., tangan mb.Vony tampak meremas remas dan mlintir putingnya sendiri sambil naik turunkan pantatnya genjot penisku…!!


Aahhh..aahh…uuuhhhh….uuuhhh….suaraku dan suara mb.Vony nambah gairah suasana bercinta…suara gesekan kelamin juga terdengar…preeett….ploookk…plooookk…, ehhhmm….!!!! Goyangan mb.Vony smkn cepat…pantatnya maju mundur…dan tubuhnya rebah di atasku…, akupun menciumi dan mengigit putingnya…, smkn kuat Vony nekan payudara di mulutku…, sekitar 7 menit aku smkn tidak tahan…smkn terasa geli dan menegang penisku….sperti mau kencing…, mbaak….enaak mbaaak…lbh kenceng mbaak…aku mau pipis kayaknya….., desahku. Iya sayaaang…pipiskan saja….mbak Vony makin semangat…dan makin liar muter muterkan pantatnya…dan aaaaahhhhh…..aaahhhhhh…..aku melukk kuat tubuh mbak Vonya…….payudaranya aku hisaaap kuat nahan geli nikmat tiada taraaa……….ccccrrrut…cruuuuttt….cruuuttt. ……, akupun merasa penisku berkedut nyemburkan air kental nikmat di dalam vagina mb.Vony….angeeett dekk….pipismu terasa nikmat di dalam vagina mbak Vony…, mb.Vony nyium bibirku sambil sejenak bergenti goyang..nikmati angetnya spermaku. Panttanya di angkat…penisku lepas…tampak cairan puting kekuningan netes dr vaginanya..jatuh d atas perutku…., angeeet…..!! Itu namanya sperma sayang…., pipis Alex kalo udah dewasa saat bersetubuh dg perempuan ujar mb.Vony.


Sejenak kemudian mb.Vony masukin penisku lg….dan mulai menggoyangkan tubuhnya…, ak masih lemes utk melawan..penisku juga sudah agak mengecil…mbak Vony sibuk terus menancapkan…, muter pantat…maju mundurkan panttnya…dan aku remas payudaranya…., kurang dari 4 menit…mbak Vony makin bergerak tidak karuan lagi…badannya kelojotan…kakinya gerak2 jepit perutku…, Alexii…mbak juga mau pipis….mbak mau keluar sayaaang…., pantatnya kenceng banget naik turun menghujam penisku…penisku seperti terhisap dan di jepit kuat vaginanya…, aaahhhh….uuuuhhhhhhhh…….mbak pipis Alexiiii………..ssrrrr…ssssrrrr………caira n hangat membanjiri penisku….saat itu tubuh kakakku ambruk di atas tubuhku…vaginanya terasa berkedut kedut…, 2 menit Vony diam menindih tubuhku, nafasnya tersengal sengal…!!! Uhhh…mbak bener2 puas Alex…mbak lemes….mbak sama Alex baru kali ini bener bener puas dan ganas bercintanya…..mmmmuuaach…mmmuach…ciuaman mbak Vony di bibir dan payudaraku.


Mbak Vonypun lepaskan vaginanya…cairan sperma, cairan vagina tercecer dperut dan selangkangan kami….netes di kasur…banyak banget cairan kenikmatan yang kami hasilkan mlm ini.


Rebahan sambil berpelukan…dan membersihkan smua cairan yang menempel d tubuh kami.

Hanya pakaian dalam yang kami kenakan, dan istrht tertdr sampai bangun pada saat subuh. 1,5 jam permainan sex sedarah yang benar benar kami lakukan dengan sepenuh hati saat usiaku dewasa (akil baligh).

Setelah aku mampu menghamili, kegiatan sex kami lakukan dg hati hati.., kalo aku pingin saat mb.Vony subur..kami hanya melakukan oral sex…spermaku selalu di telan habis kakakku.


Saat kondisi mb.Vony aman dr masa subur…kami bercinta dengan semangat 45 dan sll keluar sperma d dalam vagina mb.Vony.


Hal gila yang kami lakukan saat bercinta di alam, di sebuah pantai di Trenggalek Jawa Timur…, saat liburan dengan keluarga. Nafsu seksual kakakku meningkat karena menjelang menstruasi. Kakakku selalu ngajak ML 2-3 hari sebelum jadwal menstruasinya. Karena bernafsu..kami pamit jalan2 keluar sendiri pada malam hari jam 7 malam.

Kami langsung cari tempat aman, di antara perahu yg di tambatkan nelayan, dengan cepat kami berciuman, meraba dan mencium payudara, meremas dan mengocok vagina penis…kurang dari 2 menit, kakakku nungging berpegangan badan perahu, CD nya di pelorotkan..roknya di singkap ke atas. Peniskupun hanya keluar lewat resleting…, langsung aku tancapkan penisku di vagina kakakku…gerakakkan liar pantat mb.Vony smkin membuat aku bernafsu. Nikmat, ndredeg, was was kalo ada yang lihat bercampur jadi satu…, tidak sampai 5 menit..aku pun tidak tahan…mbaaak…aku ga tahaaaan…mau muncraaat……cruuuttt…cruuut…crruut…sekita r 5x semburan aku rasakan muncrat d dalam vagina kakakku.


Maaf ya mbak…aku ga tahan…ucapku.., udah gpp…Alexe istirahat dulu.., 2 menit kemudian mb.Vony ngeluarkan penisku lg…lgsg di remas…di kocok dan di emut di dalam mulutnya. Aku berdiri bersandarkan badan perahu…mbak Vony duduk jongkok di depanku sambil maju mundurkan mulutnya mengOral penisku…, kurang dari 4 menit…Penisku berdiri lagi…, aaahh…dah siaap lagi dek Penismu…kamu rebahan di dalam perahu ya…!!! Aku pun nuruti keinginan mbak Vony.

Mbak Vonypun naik ke atas perahu…langsung tancap gas masukkan penisku k dalam vaginanya…, mbak Vony liar menggoyang tubuhnya…tanganku nyusup di balik bajunya..ngremas payudaranya.

Dalam gelap..kami bercinta…teriakan erotis kakaku juga kenceng…goyangannya kuat sekali…, perahunya pun sampai bergerak gerak…!!! Suara ombak mengimbangi suara teriakan nikmat bercinta kami….!


Mb.Vony liar naik turun, maju mundur, puter2 pantat …ga tahan..mbak Vony rebahan…payudaranya di keluarkan…akupun dg lahap menikmati susu puting dan daging payudaranya…, tanpa berlama2 krn rangsangan payudara…, sekitar 6 menit..akhirnya mb.Vony pun keluar….mbak keluar Alexiiii….mb.Vony pipis syaaaang….!!! Aku merasakan tubuh mb.Vony kejang nikmat saat aku memeluknya..vaginanya berkedut, cairannya merembes..penisku terasa di hisap dan di pijat dinding vagina mb.Vony….!!! Makasih ya sayaaang…kamu udah muasin nafsu mb.Vony…!!!….ciuaman bibir payudara sll jd penutup setiap orgsme.


Kamu masih mau di keluarkan pipisnya?…tanya mb.Vony.

Masih mbak….terlanjur tegang…!!! Jwbku…, kemudian..ak di minta bangun dan duduk di pasir pantai…, di kegelapan mbak Vony tidur tengkurap di sebelahku…mbentu posisi T, mbak Vonypun ngOral sex lagi penisku…, sesekali di kocok pakai tangan…!!!

Kurang lebih 10 menit….spermaku muncrat lagi d dalam mulut mb.Vony…dan di telan habis smua spermaku…!!!


Kamipun istrhat…aku rebahan..mbak Vony rebahan bantalan pahaku sambil megang penisku..sesekali di cium ujung Penisnya. Setelah nafas kami teratur..dan penisku jatuh lunglai mengecil..kamipun berbenah, mbetulkan pakaian dan kembali ke dalam villa keluarga yang kami sewa sekeluarga. Senyum puas, manja dan genit mb.Vony terpancar jelas d wajahnya..!!!!

Petualangan sexual kami berakhir saat mb.Vony kelas 2 smu, saat itu mb.Vony dapat kesempatan pertukaran siswa di jepang selama 1 tahun. Sepulangnya dari jepang..mbak Vony sudah tidak mau lagi bersetubuh…, mb.Vony berubah penampilannya menjadi berjilbab..!!! Dan menahan sekuat tenaga untuk tidak melakukan sex sampai menikah. Akupun menuruti smua keinginan mb.Vony. Sekarang mb.Vony sudah menikah dan punya 2 anak, demikian juga saya..sudah menikah dan punya anak 1.

Mb.Vony memberiku pengalaman sexual luar bias, hal itu mbuat aku selalu tidak mampu menahan nafsu sexualku.


Akupun selalu mencari target cewek berjilbab (maaf bukan sara) utk aku jadikan pacar dan untuk memuaskan nafsu sexualku.

Kejadian sexualku semasa SMU aku ceritakan di kisah selanjutnya. Mohon maaf kalo cerita nyata yang saya buat kurang bagus pemilihan katanya.

Cerita Sex Panas Melayani Nafsu Kakak Kandungku

Cerita Sex Panas Kenikmatan di Kota Manado, Awal cerita saya Ketika saya pindah ke Manado pada awal tahun 2011, pada waktu itu saya dapat memanggil pekerjaan untuk menjadi salah satu klub DJ yang berada di beberapa kafe terkenal di Manado.


Tempat saya bekerja di RockRand Cafe and Hook Cafe, sekilas tempat itu tidak seperti apa yang saya bayangkan. Tapi setelah beberapa hari survei, harapan saya adalah bahwa minat umum Manado di kafe ini sangat tinggi.


Setelah menandatangani kontrak dengan konsesi dua tahun. Setiap malam saya bekerja bergantian di kafe-kafe.



Sebuah cerita pendek, setelah bekerja selama 3 bulan saya bertemu dengan seorang penyanyi rock rock bernama Anka (nama samaran). Dengan kedekatan ini, saya akhirnya mengetahui bahwa Anka adalah seorang mahasiswa di sebuah universitas terkenal di Manado. Dia bekerja sebagai penyanyi band domestik karena hobi, bukan karena kebutuhan ekonomi.


Setelah bertemu dan berselingkuh, mereka sering muncul sebelum mereka muncul, akhirnya Anda tertarik ke orang dewasa, terbuka tentang segala hal, termasuk seks.


Hanya untuk informasi perawatan memiliki kulit putih yang lembut, pinggang ramping, dengan kaki dengan batch kecil dan ikat pinggang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Apalagi ketika dia melakukan selalu menunjukkan seksnya, otomatis membuat pria menelan dengan tiba-tiba.


Pada awal kedekatan saya dengan Anka, tidak ada pikiran tentang Anka. Karena pada awalnya saya ingin berteman karena saya tidak kenal siapa pun di sini.


Namun berbeda dengan Anka, perhatian saya ditanggapi dengan bermain dengan hangat. Semakin dekat kita dengannya, semakin banyak perbedaan yang bisa dilihat dengan Anka. Dia mulai menunjukkanku cinta dan cinta untukku. Sebagai manusia normal, saya merespons secara alami, seperti harimau yang mencintai daging.


Ceritanya panjang, pada saat itu Anka sedang berdebat dengan tunangannya, karena dia menangkap tunangannya dengan berselingkuh.


Suatu sore sekitar jam 1 pagi, ponsel saya melihat sinyal BBM, karena saya baru saja bangun tidur, jadi saya malas melihat ponsel. Setelah saya melihatnya ternyata BBM dari Anka.


Berikut adalah isi BBM yang masih saya ingat (faktanya BBM menggunakan manado untuk menjadi terjemahan sehingga pembaca tidak akan bingung) Slot Online Indonesia


A (Anka) M (Me / Mario)


A: Kembali Mario, tidak lagi sibuk?


M: Mengapa Anda tidak bangun begitu saja, ini selama pengunduhan, bahan bakar apa yang meningkat pada siang hari?


A: Bisakah saya bermain di tempat Anda berada?


M: Jelas tidak apa-apa, gadis-gadis itu cantik karena Anda tidak bisa bermain, tidak apa-apa untuk memperbarui otak pengunduhan.


A: Mulai pertarungan


M: Tapi heh seperti itu ya?


A: Oh tidak, ya, sudah satu jam atau lebih, makanan apa yang ingin kamu makan? Apakah kamu belum makan?


M: Ya belum lah, ambil saja gambar Makassar di jl. Hanya saudaraku Tq Yeah


A: Ya sama-sama. Sampai jumpa nanti.


Setelah bahan bakar langsung naik dari tempat tidur, buka jendela dan bersihkan kamar yang disewakan, saya mengerti bahwa saya tidak pernah membersihkan kamar, karena pulang kerja segera pergi tidur.


Segera setelah membersihkan bel rumah penyewa, saya segera keluar untuk membuka pagar. Ketika saya membuka pintu gerbang, saya langsung terkejut melihat Anka yang berbeda dari biasanya padahal tidak. Dia mengenakan kemeja transparan kecil sampai dia melihat bra Hitan dan menggunakan topi panas yang cukup pendek. Jadi saya tidak langsung sebelum saya tahu pernyataan Anka,


A: Lihat Hayo jika Anda pikir kotor?


G: Ya, saya melihat Anda seperti ini hanya membuat Anda bernafsu


A: Mania seperti ini, ingat aku sudah punya seseorang


M: Maaf, silakan masukkan.


Setelah memasuki Anka, saya segera pergi ke dapur untuk menyiapkan permintaan makanan saya. Kami langsung makan bersama, setelah selesai makan, langsung minta izin untuk mandi.


Sementara aku mandi, aku melihat Anka TV, beberapa menit kemudian berakhir eritema, dan meninggalkan kamar mandi hanya berbalut handuk, karena saya lupa membawa baju ganti, ditambah saya merasa begitu juga di depan Wanaka, karena bahkan ketika Anda berada di kafe, hal yang sama Anka ketika Anda berada di sebuah ruangan Dressing sebelum berbisnis, jadi kita sama-sama tahu dan tidak perlu malu lagi.


Akhirnya saya menggunakan celana boxer dan t-shirt. Ketika kami duduk di lantai tanpa sengaja, aku melihat Gina hitam untuk STRING, karena mereka membungkuk celana begitu panas untuk Anka sedikit jatuh, ketika saya mengambil makanan dari meja resepsionis TV, menelan, saya mengerti, selama saya bekerja di Manado, saya tidak memiliki mangsa untuk membaca minyak. Akhirnya, saya mencuri pandangan Anka tentang payudara yang sedikit terlihat karena Anka mengenakan kaos berleher V rendah, sampai akhirnya dia menyadari bahwa saya mencuri sekilas.


A: Bagaimana penampilan Anda?


M: Ah tidak, dari mana asalmu?


A: Petinju ini tertangkap menjadi sangat ketat, dan Anda tentu tidak menggunakan Diliman?


M: Bagaimana saya tahu bahwa saya tidak menggunakan Duliman?


A: Ya, Anda tahu, ini benjolan besar.


M: Saya sangat malu, saya hanya berkata, berapa bulan saya tidak dapat ransum, jadi ada balasan sedikit menggoda


A: Wow, maaf, kamu akan berada di pihak yang sama.


M: Saya sudah membuatnya lebih besar, risiko penyakit di pin Boxer. BTW di sini main di sini?


A: Ya, saya hanya ingin mengobrol.


M: Jangan berbohong, tatap muka jangan berkata seperti ini, bagaimana Anda memiliki masalah dengan tunangan Anda?


Akhirnya, Anka mengatakan kepada saya bahwa tunangannya ditangkap, pria sejati yang ditawarkan bahu saya untuk menjadi kepala Anka sandaran tangan, tanpa menunggu waktu yang lama Anka memiringkan kepalanya, sementara aku meninggalkan Anka air matanya, mulai keluar dari Assadtha. Sambil menyeka rambut panjangnya sambil mencoba menenangkan hatinya.


A: Aku melihatnya semalam dengan gadis lain yang sedang makan malam diterangi cahaya lilin di Hotel Century.


M: Periode, itu mungkin hanya menjadi makan malam dan hubungan bisnis yang normal. Khan bekerja di # # # tr # tr # rt # r


A: Tidak mungkin jika Anda makan makan malam biasa sampai n pegangan yang intim seperti ini.


G: Ya, jika demikian, apakah Anda sudah meminta penjelasan sejauh ini?


A: Ya belum, saya masih kesal dengannya. Benarkah semua pria itu begitu?


M: Bagaimana tidak semua pria bekerja sama (dalam hati aku mengatakan terutama aku tidak ingin tunanganmu)


A: Apakah saya meminta istirahat? Apa yang kamu pikirkan?


G: Tidak begitu cepat, Anda masih emosional, dan diakhiri dengan kepala dingin dan hati. (Saya telah membuat keputusan, biarkan saya mendapat kesempatan untuk melakukannya) Bicaralah dengan hati-hati jika ada yang salah dengan hubungan Anda


Ini, siapa tahu Anda tidak memiliki kesalahan, setidaknya Anda tahu bahwa kesalahan masing-masing dapat diperbaiki.


A: Ya, tapi saya masih tidak bisa memaafkan Anda untuk pertemuan Anda.


M: Ya, pelan-pelan, mungkin Anda perlu waktu Anda untuk berpikir, oke, tetaplah jadi mata-mata, Anda tenang dan flash salah.


Ketika saya ingin berdiri, Anshabay segera, dan akhirnya dijatuhkan di tubuhnya, dan ketika mereka jatuh, melihat ke dalam mata satu sama lain, tanpa menyadari bahwa bibir saya menyentuh bibirku Anka, dan menanggapi Anka ke saya dengan bunga, dan tidak berapa banyak mulai bernapas dengan kesulitan Anka tanda-tanda, tanpa Untuk berpikir, saya segera merasa ana jilatan, diikuti oleh rengekan saya, yang membuat saya merasa lebih bersemangat, diikuti oleh penis yang terbangun dari tidurnya. Setelah sekian lama, kami mencium ciuman Prancis, dan tanpa menyadarinya, Anka mulai melepaskan kaos ketatnya, dan kemudian ia memasang keranjang yang berantakan yang mengharuskan Anda untuk menyentuhnya.


Dengan sigap, saya mencabut bra ANCA. Setelah dibebaskan, terlempar segera bra, dan menyulut segera, dan saya makan, dan itu cangkir merah, sedangkan hancur cangkir satu dan saya membuat puting satu, mulai tangan, aku tidak diam, dan mulai merasakan penis keluar dari petinju.


Tanpa kesadaran peluncuran petinju mulai mulus dalam mengikuti penis sehingga saya berdiri lurus, dan akhirnya saya merasa seri segera G-, di sana saya terkejut, ternyata tidak Memik Anka ditutupi dengan bulu, dan saya segera menemukan klitoris, stimulasi klitoris sampai Anka besar. Tanda bahwa dia telah mencapai orgasme.


Ketika saya ingin bekerja di Memek Anka, saya mengatakan “stop Mario”, saya terkejut karena saya berpikir tentang kentang. Rupanya, 69 bertanya tanpa diduga.


Saat itu saya tidak bisa melakukan oral Memek, karena saya menikmati terlalu banyak nostalgia, saya benar-benar ingin terbang ke surga. Akhirnya, ANKA memberi kode untuk melanjutkan dalam catatan verbal.


Ketika saya sekali lagi menikmati pengunjung Anka Mimic, kepala saya langsung ditempatkan di kedua paha, diikuti dengan meratakan tubuhnya, tanda bahwa Anka mendapat goyangan kedua.


Sebelum saya keluar saya berkata pada hunian Anka, saya sudah, lalu bergegas untuk merangsang, tanpa babibu Anka langsung menuju tubuh, sambil menjilati puting sambil meremas penis.


Setelah beberapa saat, bar itu segera dialihkan ke Memek, karena Memek Anka basah dan pelariannya tidak sulit.


Ketika saya setengah jalan di sana, saya merasakan Pulse Memek Anka, yang masih sangat ketat. Saya sangat menikmati pengaruh Anka Olkan yang membuat saya terkesiap untuk bersenang-senang.


Anka juga menunjukkan kelincahan dalam hubungan dengan WOT saat memanjat kertasnya, jadi Anka mendapatkan orgasme ketiganya. Ketika saya menikmati membentur dinding “mimick Anka”, tanpa peringatan, jika Anda dekat dengan ayam, sebelum saya terbang, saya memutuskan untuk Oaoa ke MOT, dan peran tubuh Anka hati-hati tanpa pelepasan penis dari mimick. Ada mengeluarkan dasar keterampilan saya, yang menganut – ditarik beberapa kali sampai kocokan Anka keras bahkan mengatakan, “Berhenti, saya tidak suka lagi, aku tidak kuat jika Anda berhenti” dan kaki akhirnya tertutup Anka dan saya mengandalkan bahu saya masih dengan cara menarik tongkat, bahkan bergetar Tanda tubuh Anda pada orgasme, maka saya akan meletakkan kedua kaki Anka di sisi kiri, dengan lubang yang bagus dan pompa Memek Anka.


Lanjutkan aq sambil membawa Anka saat aku mendorong Anka untuk naik dan turun. Karena kaki saya mulai terasa kuat, saya hanya menjatuhkan Anka di tempat tidur, lalu melanjutkan metode dengan beberapa menit yang berjarak sambil merangsang klitoris, Anda mendapatkan orgasme. Saya menduga jika ini terus berlanjut, saya tidak akan muncul, dan saya akan putus dengan hubungan yang intim antara gaya DS dengan RPM biasa dan cepat sambil menekan keranjang Anka. Setelah beberapa menit, saya segera merasa bahwa penis akan muntah dan memutuskan untuk menggulung pantat Anka. Akhirnya, saya dan saya menahan pincang dengan sisa energi yang saya bicarakan dengan Anka (ini yang disebut pad of speech). Saat itu Anka berkata: Bermain Game Slot Online


A: bieb, aku tidak pernah merasa seperti ML seperti ini, kamu benar-benar keren.


M: Ah, itu normal, mungkin karena itu sudah lama sejak aku berhasil mendapat bagian, itu liar, Hoon.


A: Selain itu, kamu memiliki ras Kaukasia yang hebat, bukan seolah tunanganku tidak sebesar yang kamu tidak bisa bertahan lama.


G: Ya semua orang (dalam hati saya, saya bangga mengatakan bahwa Anda tidak akan bisa melakukan ini. Saya tidak ingin menjadi penis 20cm, lihat saja bahwa Anda tidak akan dapat pergi untuk Anda, belum lagi Memek Anda


Peret, sempit dan sulit menghisap ayam, membuat penis kuat. BTW Di mana Anda belajar dari ayam?


A: Haha … sangat kecanduan ya? aq Khan 2m keturunan (Manado Madura)


M: Huh


Sementara bantal modern tidak terasa bahwa penis naik lagi, Anda berkata “Oh lagi, tanyakan tentang penis Anda” dan akhirnya melanjutkan pertarungan. Pada sesi kedua ini, saya mencoba menangis, dan ternyata setelah saya menggunakan dua jari juga. Saya berakhir dengan pertempuran intim Anka sampai malam sebelum kami pergi bekerja.


Pertarungan ini berakhir dengan kami sampai kami pergi bekerja di kafe.


Dalam perjalanan ke kafe Anka dia berkata:


A: bieb, sebenarnya aku punya perasaan untukmu, tapi aku memahami perasaan ini, kekuatanmu tidak mencintaimu.


M: Hon, aku juga mencintaimu, tapi aku sadar kamu sudah tunangan, tapi sudah berapa lama kamu mencintaiku?


A: Sejak pertama kali saya melihat Anda di kedai kopi.


G: Ya, apa yang Anda inginkan dari hubungan ini?


A: Aku ingin kamu menjadi cintaku, tapi aku tidak bisa meninggalkan tunanganku.


M: Oh, tidak apa-apa, Anda bisa menerima bahwa Anda juga tahu aq Khan baru, masih mirip dengan ini, ketika Anda perlu ada, dan sebaliknya. Apakah kamu mau Khan?


A: Ya, saya ingin, bagaimana Anda bisa menolak penis Anda, dan membuatnya dingin.


G: Baiklah jika ini sudah cukup, kita tahu hubungan ini, jangan biarkan orang lain tahu, mungkin berbahaya


A: Ya, itu benar.


Akhirnya kami pergi ke kafe untuk bekerja, hubungan dan perjuangan terus berlanjut kami memiliki hubungan yang intim ketika dia tidak anka dengan tunangannya. Kami memiliki hubungan yang intim tidak hanya untuk disewakan, di hotel bahkan di ruang ganti di kafe. Jadi akhirnya Anka menikahi tunangannya. Meskipun hati saya sedih, tetapi saya tidak frustrasi karena setelah pernikahan Anka melanjutkan perjuangan terlarang ini sampai ia melahirkan anak pertamanya, Anka.


Terima kasih Anka atas apa yang telah kamu berikan padaku selama ini, aku akan menyimpan kenangan ini sampai akhir hayatku.


Terima kasih sudah menemani hari-hariku.

Cerita Sex Panas Kenikmatan di Kota Manado

Cerita Sex Panas Hadiah Saat Pembagian Raport, Ketika Fenny pulang dari sekolah, dia pun memberikan selembar surat dari sekolahnya dan Aku pun langsung membacanya ternyata surat pengambilan rapot Fenny untuk naik ke kelas XII “bang bisa ke sekolah nggak? Ambil Rapot Fenny” “Ahh males kamu aja sendiri” “Ih abang gimana sih ngambil rapotnya harus sama orang tua nggak boleh sendiri” “Ooo gitu ya, ya udah deh nanti Aku ke sekolah, oh iya kalau nilai kamu bagus Aku bakal ngasih hadiah kamu” “Apa Bang hadiahnya?” “Rahasia dong liat aja nanti weeee.” Aku pun sambil menggodanya, memang dari awal Aku menidurinya Aku ingin sekali membelikan dia vibrator kecil untuk dia masturbasi sendiri ketika dia sedang horny dan Aku tdk dapat melayaninya, Aku pun mencari di sebuah toko online Aku menemukannya dengan harga yg cukup murah.


Hari pembagian rapot pun tiba, Aku pun bergegas menuju sekolah Fenny, Fenny pun mengenakan seragam sekolah biasanya setelan putih abu-abu yg sangat ketat apa lagi roknya yg sangat ketat, kelihatan nya dia tdk mengenakan G-stringnya lagi karena terlihat jelas di pantatnya jiplakan CD yg membuatku jadi terangsang lagi. “Sini ikutin Aku ke kelasku”  “Iyaa jalan duluan sana” Fenny pun berjalan di depanku sungguh membuatku menjadi terangsang dengan caranya dia berjalan ingin sekali rasanya meremasnya karena semoknya “Disini nih bang kelasku langsung masuk aja” Aku pun langsung masuk ke kelasnya dan berbincang-bincang dengan wali kelasnya.


“Iya ini siapanya Fenny ya?” “Oh saya abangnya Fenny pak karena orang tua saya ada dinas ke luar kota jadi saya yg mewakilinya” “Ohh sudah baiklah, mas nilai Fenny cukup bagus kan dan tdk ada yg di bawah kkm jadi Fenny mendapatkan rangking tiga di kelasnya” “Ohh begitu ya pak? hebat sekali dia pak, terima kasih banyak pak” Aku pun keluar dari kelas Fenny sambil tersenyum kepada Fenny. “Bagus juga ya nilai kamu rangking 3 di kelas jadi nih Aku kasih hadiah, tapi hadianya di rumah aja ya” “Iya dong siapa dulu Fenny gitu hehehe” “Eh kamar mandinya sebelah mana ya?” “Sini bang ikutin Aku” Aku pun mengikuti Fenny menuju kamar mandi, di situ sangat sepi dan sangat tertutup jadi Aku berniat mencoba bersama Fenny di kamar mandi itu. “Ehh sini ikutan masuk” “Ihh ngapain sih ada ada aja kamu ahh” “Yeee mau dikasih hadiah nggak? “Mmmm yau dah deh” Aku pun masuk ke kamar mandi berdua Aku menyalakan kran untuk menyamarkan suara desahannya nanti. “Kamu nungging ya Wul pegangan bak mandi” “Ihh mau ngapain sih bang ada ada aja kamu mah” “Ihh banyak omong buruan nungging kamu” Fenny pun menuruti perintahku dan Aku mulai meremas-remas pantat semoknya dan sesekali menarik tali CD nya. “Ihh nakalnya abangku ini emhh ah..” Aku pun menyingkapkan rok nya ke atas, terlihatlah CD merah yg sangat harum baunya membuatku semakin tak tahan lagi, Aku pun melorotkan celanaku dan CD Fenny.


perlahan-lahan Aku menusukkan batang penisku yg sudah tegang mengeras ke lubang anusnya, Aku berenncana ingin menganalnya dan mengeluarkan pejuhku di dalam lubang anusnya. Slhebb.. pokk.. pokk.. pokk.. ceplokk.. ceplokk” Aku mengocoknya dengan pelan dan dia mengerang pelan kenikmatan. “Aghh ohh nikmat bangg.. ohh.. ohh” Saking nikmatnya tangan Fenny mencengkram bak mandi dengan kencang. Aku mengocok dengan kencang dan terus menerus mengikuti iramanya. Ku angkat kaki kirinya sambil mengocoknya dengan kencang. “Ohhh Fennynn abang mau keluaarrrr oohhhh”. “Keluarin di luar aja bang jangan di dalemm”. Aku tak memperdulikan perkataanya, “Oghhh Wullll oohhhh Aku kkelu aarrrr.”Fenny beruasaha menarik pantatnya tetapi Aku terus menahanya dan akhirnya, “Crett.. crett.. crett.. oohhhh Fenny keluar di dalem anus kamu nih”. “Ihh abang mah nanti Fenny hamil nggak?. “Nggak bakal hamil kok kan nggak nyambung ke memek”. “Ya udah deh Bang tadi bener-bener nikmat Bang jadi kepengen lagi”. “Nanti lagi di rumah kan hadiahnya belum”.  Lubang anus Fenny pun basah dengan pejuhku karena Aku menyemburkan pejuhku sangat banyak hingga membanjiri anusnya. Fenny pun langsun menaikkan CD merahnya tetapi Aku iseng menahannya. “Eit tantangan kedua kamu nggak boleh pakai CD sampai rumah ya”. “Ihh gimanah sih Bang malu atuh ih”. “Eit mau hadiahnya nggak?. “Ihh iya deh Bang” Game Slot Online


Aku dan Fenny pun keluar dari kamar mandi, dan untungnya tdk ada siapa-siapa di luar, Fenny pun berjalan di depanku terlihat rok nya basah karena pejuhku tembus di rok nya, Aku pun melihatnya sambil tertawa sambil Aku memegangi CD nya. Singkat cerita, setibanya di rumah Aku langsung menuju kamar mandi dan mengambil bungkusan yg berisikan vibrator untuk Fenny, setelah itu Aku menuju kamar Fenny dan masuk… “Tereeetttttt… ini hadiahnya yg udah abang janjiin kemarin”. “Hmm.. apa itu isinya Bang?”. “Coba aja buka sendiri” . Fenny pun langsung membuka bungkusan itu dan dia sontak kaget karena isi bungkusan itu adalah sex toys dengan tampang polosnya dia bertanya? “Ini apaan sih Bang? bentuknya kok aneh gini?”. “Itu namanya vibrator Fenny, kalau kamu lagi bete terus memek kamu gatel bisa pakai itu rasanya nikmat kok”. “Ihh abang bukannya beli apa gitu malah beli ginian tapi nggak papa deh makasih ya abangku yg cabul”. Aku pun bergegas menuju ruang tamu untuk menonton tv lagi. Ketika malam tiba Aku samar-samar mendengar suara aneh seperti suara desahan dari kamar Fenny Aku pun mendengarkannya dari pintu, Aku pun membuka pintu dan mengintipnya,, dan ternya Fenny lagi phone sex sama temenya dengan memakai vibrator yg di masukkan ke lubang memeknya. “Emmhh ohhh Robb Aku mau keluar ohh.. ohh.. ohh…” “Hayooo kamu lagi ngapain”


Dengan sontak dia terkejut dan teburu-buru mencabut vibrator yg masih ada di lubang memeknya. “Ihh abang mah bukan ketuk pintu dulu kalau mau masuk kamarku” “Udahh nggak papa, kan wajar kali buat apa kalau abang kasih kamu itu tapi buat pajangan aja”. “Hihihihi iya Bang, mmm Bang memek Aku gatel banget nih”. “Mau diapain memekmu? mau di mainin sama abang? hehe”. “Mmm coba Bang kalau abang bisa hehehe”. Fenny pun langsung terlentang sambil mengangkangkan kedua kakinya dan Aku pun perlahan-lahan memasukkan vibrator itu ke lubang memek Fenny, terlihat ekspresi wajahnya yg memerah dan berkeringat itu dengan desahan yg mambuatku horny. “Emhh ohhh teruss bang nikmat”. Aku pun menempelkan vibrator itu ke klitnya” “Emhh ohh.. ohhhh.. aa.. bang.. nikmat banget… Aku mmauu… keluaarrr… oohhhh..” Tak lama kemudian pun cairan kenikmatannya meleleh keluar dan dia pun terbaring lemas, Aku langsung melepas celanaku dan terpampanglah batang penisku yg sudah tegang mengeras, Fenny pun melepas tangtopnya dan dia mengenakan bh untuk ibu menyusui yg cupnya bisa di buka, dia membuka cupnya dan memegang batang penisku dan kepala penisku di tempel dan di usap-usap oleh puting susunya yg masih menguncup, ohh sungguh kenikmatan yg luar biasa. Dia hanya tersenyum melihat ekspresiku yg sedang kenikmatan, sekarang dia menyelipkan batang penisku di tengah-tengah toketnya dan mulai mengocoknya dengan toketnya. Game Slot Terbaik


supaya penisku licin dan mudah di kocok dia pun meludahi penisku dan lubang penisku di jilat dan di putar-putar oleh lidahnya. Aku pun hanya terbaring dan menikmati permainanya. Dia terus mengocok penisku dengan toketnya rasanya sudah tak tahan ingin keluar, “Oghh Fennynn.. aa.. bangg.. mau keluarr…” Dia pun mempercepat kocokkannya dengan toketnya dan tak lama kemudian Aku pun keluar dan pejuhku membanjiri toket, puting susu, wajah sampai ke rambutnya dia hanya tersenyum, dia menghisap pejuhku sampai bersih, dan Aku pun terbaring lemas dan dia masih memainkan penisku yg sudah loyo dia memukul-mukulkan penisku ke wajah dan lidahnya. Hampir setiap hari Aku melakukan semua hal yg tdk pantas untuk dilakukan oleh sodara seperti kakak adik sepertiku tetapi Aku dan Fenny selalu menikmatinya. Di suatu hari Fenny minta ijin padaku untuk menonton pertandingan futsal di gor antara sekolahnya melawan SMA yg terkenal di jakarta. “Bang Aku boleh nonton futsal ya besok? “Nonton sama siapa kamu?” “Sendiri sih bang hehehe”. “Ya udah besok nontonya sama abang aja ya”. Dia pun bergegas ke dapur menuju kulkas untuk mengambil es cream, dia duduk di depanku sambil mengemut es creamnya, Aku membayangkan yg nggak-nggak, karena es cream yg di emut Fenny bentuknya spserti batang penis yg besar dan hitam dia mengemutnya seperti ngeblowjob penis orang negro yg memiliki batang penis hitam dan besar, Aku pun hanya menelan ludah melihatnya,


“Ihh biasa aja kali ngeliatnya, mau kan?” “Hehe iya mau”. “Nih bang”. “Bukan mau sama es creamnya tapi mau ehm”. “Mmm apa sih bang?”. “Mmm pengen di emut-emut sama kamu hehehe”. “Ihh mulai deh otak ngerenya udah nggak tahan ya?”. Fenny pun beranjak menuju dapur untuk mengambil sesuatu yg Aku pun tak tau apa yg ingin diambilnya. “Fenny kamu ngapain sih?”. Dia pun kembali ke ruang tamu sambil membawa selai roti rasa coklat, tiba-tiba dia memaksaku untuk merebah. “Eh ini mau ngapain sih”. “Udah burut aja, mau nggak?”. “Iyaa deh mau hehehehe”. Fenny dengan buasnya langsung membuka celanaku dan terlihatlah batang penisku yg besar tetapi belum begitu tegang, dia mengelus batang penisku hingga tegang mengeras, dia membuka selai coklat itu dan melumurkan di batang penisku. Hmmm es creamnya lebih besar nih nggak habis-habis lagi”. Fenny menjilati batang penisku yg sudah dilumuri selai coklat dan sesekali mengulumnya dengan lembut, mulut Fenny pun belepotan dengan selai coklat, emmm sungguh nikmat sekali hisapan dan kuluman adikku ini sungguh beruntungnya Aku ini memilikki adik sepertinya. “Emuhhh ohhh slruppp ohhh emhhh nikmat banget bang ohhh”. Aku pun terbawa suasana dan tak terasa Aku mau keluar,. “Oohhh Lan abang… mauu.. keluarrr oohhh”. Fenny pun semakin cepat memaju mundurkan kepalanya sambil menjilati selai coklat yg ada di batang penisku, oohhh sungguh nikmat luar biasa.. “Oohhh abang keluaarrr Wulaannn eehhh.. ogghhhhh”


Pejuhku pun nyembur di dalam mulut Fenny dan sekarang pipinya penuh dengan coklat dan peju kun pun berbaring dan Fenny pun berbaring disampingku dan kami pun tertidur Aku tidur dengan posisi tdk mengenakan celana. Di pagi harinya Aku bangun dan melihat wajah Fenny berantakan dengan sisa pejuh dan coklat di pipinya, Aku pun berniat onani dan meyemburkan pejuhku ke wajahnya, tujuanya untuk membangunkannya, kukocok penisku sambil ku tempelkan penisku di pipinya, hampir 10 menit Aku mengocok penisku dan akhirnya Aku tak tahan lagi Aku pun ngecrot dan pejuhku ngecrot ke wajahnya sampai rambutnya. “Ihh apaan nih hujan bukan? kok airnya lengket banget ya bau anyir lagi”. “Bangun bangun katanya mau nonton pertandingan futsal”. “Ihh pasti kerjaan kamu nih bang pejuh di kemukain pas lagi tidur iseng banget sih bang””. “Biar kamu bangun, sana buruan mandi”. “Sebentar ya Aku mandi dulu, kamu manasin motor dulu sana”. Aku pun bergegas untuk memanasi motorku sambil minum kopi di luar. “Ayo bang berangkat”. Aku pun bengong melihat pakaianya dia memakai rok pendek di atas lutut warna hitam dan sangat ketat dengan memakai kemeja yg kancing atasnya terbuka sehingga terlihat belahan toketnya. “Kenapa bengong bang? ayo buruan berangkat” “Eh iya iya ini mau berangkat, yukkk”


Seampainya di gor Fenny pun berkumpul dgn teman-temannya Aku pun hanya melihat Fenny dan teman-temannya, uhh temanya sangat menggoda sekali dengan setelan rok pendek terlihat pahanya yg putih mulus. “Eh udah mau mulai nih pertandinganya masuk yuk” Seru sekali pertandinganya dan tiba-tiba di pertengahan pertandingan Fenny mengajakku ke kamar mandi. “Eh Bang anterin Fenny ke kamar mandi” “Ohh ayuk atuh”. Aku dan Fenny menuju kamar mandi yg berada di belakang gor, kamar mandinya tertutup, dan tdk ada tanda toilet pria dan wanita. Aku menunggunya di depan kamar mandi dan akhirnya Fenny pun keluar. “Eh Fenny Aku juga mau ke dalem”. “Ya udah sana bang buruan”. Aku pun menarik tangan Fenny mengajak Fenny masuk ke kamar mandi. “Ihh ngapain sih bang” Aku langsung menyuruh Fenny nungging dan kusingkapkan rok nya dan kupelorotkan CD nya Aku membuka kran air supaya tak terdengar dari luar, Aku menyuruh Fenny untuk menggigit CD nya supaya meredam desahannya nanti. “Emm ahhh bang anal aja ya kalau nungging mah ahh Aku lagi mens”. Aku pun menusukkan batang penisku ke lubang anusnya dia pun tiba-tiba berteriak.. “Aahh aw pelan bangg ohh emmhhh…” Fenny pun menggigit CD nya dan dia mendesah-desah kecil. Emhh ehhh eemhhh”.


Tiba-tiba ada suara ramai-ramai dari luar Aku pun menghentikan kocokkanku. Orang yg di luar pun mengetuk pintu kamar mandi. “Ada orangnya nggak? “Ada, masih lama ke kamar mandi sebelah aja” Aku pun menunggu orang sebelah keluar dari kamar mandi, penisku sudah berdenyut denyut di dalam lubang anusnya Fenny, dan akhirnya orangnya keluar dan suasana sepi, Aku melanjutkan kocokkannya ohh sungguh nikmat sekali. “Emhh Lan abang mau keluar ohhh” “Keluarin di dalam aja bang ohh.. ohh.. emhhh” Aahh akhirnya Aku keluar di dalam lubang anusnya, pejuhku sampai menetes ke lantai saking banyaknya yg keluar, Fenny dan Aku oun menarik nafas, Fenny langsung mengenakan CD nya dan pembalut nya lagi, kami keluar satu persatu dari kamar mandi sehingga tdk ada orang yg curiga.

Cerita Sex Panas Hadiah Saat Pembagian Raport

Subscribe Our Newsletter